Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Restoran Korea 88 SEOUL Paskal 23 Bandung Ditutup Sementara Usai 26 Pelanggan Positif Keracunan

Bandung · Oleh ·

Restoran Korea 88 SEOUL di Paskal 23 Bandung ditutup sementara sejak 7 Oktober 2026. Manajemen telah menghubungi 93 pelanggan yang melapor, 26 di antaranya mendapat kunjungan langsung dari perwakilan manajemen untuk mendengarkan keluhan dan memberikan dukungan biaya perawatan.

Restoran Korea 88 SEOUL Paskal 23 Bandung Ditutup Sementara Usai 26 Pelanggan Positif Keracunan

Daniel Yahya berdiri di depan pintu Restoran 88 SEOUL di Paskal 23, Jalan Pasir Kalili, Kota Bandung. Dia bukan sekadar meminta maaf lewat surat resmi. Operation General Manager restoran Korea itu datang langsung ke rumah-rumah pelanggan yang mengalami gejala keracunan setelah makan di tempatnya pada awal Oktober 2026.

Sudah 26 pelanggan yang menerima kunjungan personal dari perwakilan manajemen. Angka ini berdasarkan verifikasi terhadap 93 laporan yang masuk ke tim Customer Care hingga 8 Oktober 2026. Seluruh pelanggan tersebut mengalami keluhan kesehatan setelah berkunjung ke gerai itu dalam periode 2 hingga 4 Oktober 2026.

"Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga," kata Daniel. "Fokus kami saat ini adalah mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan mereka."

Baca Juga: Bandung Kirim 26 Tim Putri di HYDROPLUS Soccer League 2026/27

Upaya itu muncul setelah kasus keracunan massal 88 Seoul Paskal 23 ditutup sementara menjadi sorotan publik. Puluhan pelanggan sebelumnya mengeluhkan gejala keracunan makanan yang terjadi akibat keracunan massal di restoran Korea Paskal 23.

Dinas Kesehatan Kota Bandung ikut turun tangan setelah laporan pertama masuk pada 5 Oktober 2026. Instansi ini berkoordinasi dengan manajemen 88 SEOUL selama proses evaluasi berlangsung.

Sebagai langkah penanganan, operasional gerai dihentikan sejak 7 Oktober 2026. Manajemen kemudian menjalankan serangkaian evaluasi termasuk pembersihan dan sanitasi menyeluruh, pembaruan seluruh persediaan bahan baku, serta penguatan prosedur food safety dari penerimaan bahan hingga penyajian makanan.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pencuri Kabel Lampu Lalu Lintas di Cipaganti Bandung

Manajemen juga menyiapkan dukungan biaya perawatan kesehatan bagi pelanggan yang terdampak. Setiap kebutuhan dukungan dibahas secara individual berdasarkan kondisi dan informasi medis pelanggan yang tersedia. Bagi pelanggan yang belum terjangkau kunjungan langsung, tim Customer Care tetap membuka jalur komunikasi untuk menerima keluhan maupun memberikan tindak lanjut.

Proses evaluasi di gerai 23 Paskal menjadi perhatian utama sebelum operasional bisa kembali dibuka. Manajemen menegaskan tidak akan terburu-buru melanjutkan operasi sebelum standar keamanan pangan benar-benar terpenuhi.