Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

KDM jawab santai rumor duet dengan Gibran bilang belum kepikiran punya pasangan sampai 2029

KDM · Oleh ·

KDM menjawab santai rumor duet dengan Gibran di Pilpres 2029, bilang belum kepikiran punya pasangan saja sampai saat itu. Dia pastikan fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Barat dan tepis kabar rencana pindah ke PSI.

KDM jawab santai rumor duet dengan Gibran bilang belum kepikiran punya pasangan sampai 2029

Gedung Pakuan, Bandung. Delapan puluhan jurnalis mengawal ketat mantan presiden saat meninggalkan Grand Pasundan, Sabtu (26/9) lalu. Mereka menunggu satu jawaban soal rumor putra sulungnya.

Saat ditanya awak media tentang Gibran Rakabuming Raka yang digadang berduet dengan KDM di Pilpres 2029, Jokowi hanya menunjukkan senyum tipis. Dia berhenti sejenak sebelum masuk mobil. Pengawalnya buru-buru mengakhiri sorotan. "Sudah ya, sudah ya," kata pengawal itu sembari mengantar Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali yang duduk di samping Jokowi.

Seminggu sebelumnya, KDM sudah lebih dulu buka suara soal rumor yang beredar. Dia memilih tidak ambil pusing dan menegaskan masih fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga: Pasien di Bandung Sekarang Bisa Langsung ke RS Spesialis Tanpa Menunggu Bertahap

"Kami lagi berpikir bagaimana jadi Gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain. Pokoknya tidak ada, hari ini saya berfokus bekerja saja memberikan yang terbaik," kata KDM di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (22/9).

Kalimatnya yang santai mencuri perhatian. Dia bahkan mengibaratkan dirinya seperti remaja yang belum tentu punya pacar esok hari. "Kita belum mikir terlalu jauh. Mikir besok punya pacar atau tidak aja belum kepikiran," lanjut KDM.

Rumor ini bukan tanpa dasar. Spekulasi menguat setelah Jokowi hadir di Rakorda PSI Kota Bandung dan duduk satu podium dengan Ahmad Ali. Kedekatan itu memunculkan tebak-tebakan soal koalisi di elections yang akan datang. Belakangan, relawan Prabowo-Gibran menuntut bukti jika Dasco disebut terlibat polemik ijazah Jokowi justru memperkuat bahwa Dynamics politik di lingkaran Istana tetap panas.

Baca Juga: Wali Kota Bandung dan Wagub Jawa Barat Sepakati Kolaborasi Atasi Transportasi dan Sampah Cekungan Bandung

KDM juga harus menghadapi isu lain yang tak kalah heboh. Ada kabar dia akan pindah partai ke PSI. Dia menepis dan memastikan masih menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerardo.

"Isu dari mana itu? Ya kami tidak mungkin menanggapi itu. Ujug-ujug dari mana kemudian tiba-tiba, hal yang aneh. Sampai hari ini saya adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partido Gerardo," terang KDM di Bandung, Senin (24/8).

Dia menegaskan kabar kepindahannya bohong. "Bukan tidak benar, bohong," cetusnya singkat.

Bagi pemilih muda di Bandung dan Jawa Barat, pertanyaan yang lebih mendesak mungkin bukan siapa yang berduet di 2029. Angka pengangguran anak muda di provinsi ini masih melonjak, sementara ongkos kuliah terus naik. Namun Dynamics politik seperti ini tetap layak dicermati karena hasil akhirnya menentukan siapa yang memegang kebijakan ke depan.