Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

H. Bao Umbara Dilantik untuk Periode Ketiga, Janji Rangkul Warga Karangsari yang Tak Memilihnya

Jabar · Oleh · · Diperbarui 6 November 2026

H. Bao Umbara kembali memimpin Desa Karangsari untuk periode ketiga 2026-2034 dan berjanji merangkul warga yang tidak memilihnya pada Pilkades.

H. Bao Umbara Dilantik untuk Periode Ketiga, Janji Rangkul Warga Karangsari yang Tak Memilihnya

Warga Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, kembali dipimpin orang yang sama hingga 2034. H. Bao Umbara resmi menjalani periode ketiga sebagai kepala desa dan langsung menggelar syukuran pascapelantikan pada Rabu (4/11/2026).

Perpanjangan kepemimpinan ini menutup rangkaian Pilkades yang sempat membelah warga. Bagi warga yang berada di kubu penantang, pertanyaannya kini sederhana: apakah layanan di tingkat RT, RW, dan dusun akan tetap berjalan sama setelah pilihan mereka kalah.

Umbara menjawab pertanyaan itu dengan menempatkan rekonsiliasi sebagai agenda pertama. Ia menyatakan tidak akan membedakan warga berdasarkan pilihan politik pada Pilkades. Menurutnya, seluruh warga sudah menjadi bagian dari keluarga besar Desa Karangsari sejak kontestasi berakhir.

Baca Juga: H. Yusuf Ace Terima Jabatan Kepala Desa Sukaresmi Bekasi untuk Periode 2026-2034

"Sekarang tidak ada lagi perbedaan. Semua adalah masyarakat saya. Mari kita saling menghormati, menjaga hubungan baik dengan tetangga, dan bersama-sama membangun desa."

Ia meminta perangkat desa, kepala dusun, ketua RT, dan ketua RW menjalankan tugas dengan responsif serta memahami persoalan warga di wilayah masing-masing. Aparatur kewilayahan disebutnya sebagai ujung tombak pelayanan publik yang harus dekat dengan masyarakat.

"Seorang pemimpin harus mencintai masyarakatnya, menyayangi rakyatnya, dan peduli terhadap keadaan di lingkungannya."

Di hadapan warga, Umbara juga menyampaikan terima kasih kepada pendukung maupun pihak yang tidak memilihnya. Ia menyebut kepercayaan untuk periode 2026-2034 sebagai amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, termasuk dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa.

Baca Juga: Polres Cianjur Kerahkan 600 Personel Kawal Pilkades Digital Pertama di 47 Desa

Pembangunan Lanjutan, Bukan Mulai dari Nol

Arah pembangunan menjadi bagian lain yang disorot dalam syukuran itu. Umbara menegaskan periode ketiga tidak akan menghapus capaian pemerintahan sebelumnya. Program yang dinilai berjalan baik akan diteruskan, kekurangan diperbaiki, dan inovasi baru diupayakan bersama warga.

Pendekatan itu penting bagi desa yang sudah melewati dua periode kepemimpinan sebelumnya. Warga yang bergantung pada program berjalan, mulai dari layanan administrasi hingga infrastruktur dusun, tidak perlu khawatir kehilangan manfaat yang sudah mereka terima.

Umbara menutup sambutannya dengan permohonan doa agar dirinya bersama jajaran pemerintahan desa diberi kesehatan dan kelancaran menjalankan amanah hingga 2034. Ia berharap periode ini memperkuat persatuan dan menghadirkan pembangunan yang merata.

Desa Karangsari bukan satu-satunya desa di Bekasi yang baru saja menuntaskan pergantian kepemimpinan. Di Desa Jatireja, Rohadi resmi memimpin BPD dengan komitmen memperbaiki tata kelola desa yang transparan. Kedua desa menghadapi pekerjaan rumah yang mirip: memastikan warga merasakan layanan yang lebih baik, bukan sekadar pergantian pejabat.

Rekam jejak kepemimpinan Umbara di Karangsari sendiri sudah menjadi bahan liputan sebelumnya, termasuk kegiatan kepedulian sosial di desa tersebut. Periode ketiga ini akan menguji apakah program serupa bisa berlanjut dan menjangkau warga yang selama Pilkades berada di sisi berseberangan.