STKIP Pasundan Kampiun Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung, Top Skor Cetak 13 Gol
STKIP Pasundan keluar sebagai juara Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung seusai menaklukkan UPI di final. Kompetisi tujuh tim ini berlangsung sejak April dengan top skor 13 gol.

STKIP Pasundan mengakhiri perjalanan Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung sebagai juara. Tim ini berhak mengangkat trofi setelah melewati persaingan tujuh tim sejak 25 April 2026.
Pertandingan final berlangsung di Lapangan ITB Saraga, Kota Bandung, pada Sabtu (8/8/2026). STKIP Pasundan berhadapan dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam laga penutup yang juga dihadiri perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Muhammad Firman Januari menjadi satu-satunya sumber gol bagi STKIP Pasundan sepanjang kompetisi. Striker bernomor punggung itu mencatatkan 13 gol dan memastikan dirinya sebagai top skor Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung.
Baca Juga: Honda Genio dan Ultima II Undang MUA Bandung Berebut Gelar dalam Kompetisi Makeup Tema Kemerdekaan
Konsep Kompetisi Dilirik Negara Lain
United Nations Resident Coordinator Githa Sabharwal menyaksikan langsung laga final di Bandung. Ia menyebut konsep Liga Universitas Coca-Cola yang dimulai di Indonesia mulai menarik perhatian negara lain.
"Banyak negara di seluruh dunia berminat dengan seri Liga Universitas Coca-Cola yang telah dimulai oleh Indonesia. Dan kami melihat ini direplikasi di seluruh negara lain," kata Githa.
Pakistan, Brasil, dan Mesir termasuk negara yang mulai menunjukkan ketertarikan terhadap model ini. Githa menjelaskan, kemitraan dengan PBB membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk membawa pengalaman mereka ke Sekretariat PBB di New York.
"Partnership dengan kami memungkinkan kita untuk membawa orang muda ke Headquarters, dalam hal ini New York, di mana mereka berperan dalam mengembangkan model Indonesia sebagai contoh bagi banyak negara," terang Githa.
PSSI Berkomitmen Tiga Musim
Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria menegaskan Liga Universitas Coca-Cola tidak berhenti pada satu musim. PSSI berkomitmen mendukung program ini selama tiga musim berturut-turut.
"Kami di sini semangatnya ingin kick-off Liga Universitas ini menjadi satu hal yang berkelanjutan. Jadi tidak cuma ada di musim ini saja, tapi kami komitmen hadir untuk sampai ke dua musim berikutnya, alias tiga tahun untuk komitmen kita," terang Ratu Tisha.
Ratu Tisha menjelaskan, program ini membentuk komunitas yang melibatkan lebih dari sekadar pemain. Sukarelawan mendapat pengalaman manajemen pertandingan, sementara tim mendapat waktu evaluasi yang cukup karena jeda antarpertandingan.
"Karena mereka tidak terburu-buru dalam melakukan evaluasi, pertandingannya tiap minggu. Akibatnya, ada recovery time yang baik, ada evaluasi yang baik, ada feedback, latihan, kemudian bertanding lagi," terang Ratu Tisha.
Peringkat Akhir dan Penghargaan Individu
STKIP Pasundanfinish di posisi pertama. UPI mendampingi sebagai peringkat kedua, sementara UIN SSC melengkapi podium di peringkat ketiga. Universitas Swadaya Gunung Jati mendapatkan penghargaan Tim Fair-Play.
Penghargaan individu juga dibagikan. Ardiansyah Harahap dari STKIP Pasundan meraih Pemain Terbaik. Kiper Terbaik jatuh kepada Tubagus Hussein Ali Ramadhan dari UPI. Posisi Pelatih Terbaik diisi Agus Santosa dari STKIP Pasundan. Penghargaan Wasit Terbaik diberikan kepada Dedi Samsuri.
Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung melibatkan tujuh tim dari perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya. Kompetisi ini mendapat dukungan dari Coca-Cola Indonesia, Mills, Qatar Airways, United Nations in Indonesia, PSSI, serta tiga kementerian pemerintah.
Regional Bandung menjadi salah satu tahap dalam rangkaian Liga Universitas Coca-Cola 2026 yang menyebar di berbagai wilayah Indonesia. Program ini memadukan sepak bola dengan misi pendidikan, kepemimpinan, kesehatan mental, dan pengembangan kapasitas generasi muda.