Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Serangan Houthi ke Riyadh Tunda Kepulangan 401 Jemaah Umrah dari Soetta

Bandung · Oleh ·

401 jemaah umrah Indonesia tertahan di Soekarno-Hatta setelah penerbangan transit ke Riyadh dibatalkan imbas serangan rudal Houthi yang memicu penutupan Bandara King Khalid

Serangan Houthi ke Riyadh Tunda Kepulangan 401 Jemaah Umrah dari Soetta

Sedikitnya 401 jemaah umrah Indonesia tertahan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah penerbangan lanjutan mereka menuju Arab Saudi dibatalkan imbas penutupan Bandara King Khalid di Riyadh. Penutupan bandara tersebut diperpanjang akibat serangan rudal yang Dilakukan kelompok Houthi terhadap infrastruktur penerbangan Riyadh.

Mereka terjebak di Soetta sejak Senin (12/10). Pemindahan itinerary jadi pilihan utama, tapi tidak semua orang bisa langsung Diatur ulang.

Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soetta Yudistiawan menyebutkan, terdapat lima penerbangan dari sejumlah maskapai yang terdampak. Dari total jemaah yang terjebak, 41 orang berhasil melanjutkan perjalanan ke Riyadh, 14 orang dialihkan rutenya melalui Turki, dan 30 orang memilih membatalkan perjalanan dengan pengembalian dana atau penjadwalan ulang.

Baca Juga: SPPG Cikutra 1 Bandung Umumkan Menu dan Harga Bahan Baku MBG Setiap Hari

"Pembatalan merupakan keputusan operasional masing-masing maskapai yang terdampak transit Dubai,"ujar Yudistiawan.

Qatar Airways membatalkan penerbangan rute Doha-Riyadh pulang-pergi pada 9 hingga 17 Oktober 2026. Penumpang dialihkan melalui kota-kota alternatif di Arab Saudi. Emirates juga menghentikan sejumlah penerbangan dari dan menuju Riyadh, sementara maskapai lain menerapkan pengalihan rute atau penghentian sementara layanan.

Juru Bicara Kemenlu RI Nabyl memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban akibat serangan terhadap bandara Riyadh. KBRI Riyadh terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi serta memantau perkembangan dari sejumlah rumah sakit di Riyadh dan sekitarnya.

Baca Juga: Operator Internet Diminta Pulihkan Layanan dalam 14 Hari Sebelum Penataan Kabel Udara Bandung Berlanjut 27 Oktober

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Heni Hamidah menambahkan, rencana kontingensi sudah disiapkan dan akan selalu disesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Namun situasi di Yaman sendiri belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sedikitnya lima warga sipil dilaporkan tewas dan lebih dari selusin lainnya terluka akibat pelanggaran yang dilakukan pasukan Houthi selama 24 jam terakhir.

Di sisi diplomatik, ketegangan Regional justru makin kompleks. Arab Saudi dilaporkan menolak tawaran Israel untuk membantu memerangi Houthi di Yaman. Putra Mahkota Mohammed bin Salman menilai tawaran tersebut bakal memantik reaksi negatif dari masyarakat Saudi. Iran lewat Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menawarkan diri memfasilitasi dialog antara Riyadh dan Sanaa.

"Memaksakan pendekatan militer dan mengabaikan solusi politik hanya akan semakin memperumit situasi,"kata Araghchi saat berbicara melalui telepon dengan Menlu Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkirakan setiap pekan ratusan warga Jawa Barat berangkat menunaikan umrah. Penutupan bandara Riyadh berarti ribuan calon jemaah lainnya di berbagai daerah, termasuk Bandung, berpotensi menghadapi pembatalan atau penundaan keberangkatan dalam waktu dekat.