Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 di Rest Area Tol Batang

Bandung · Oleh ·

Polisi menangkap BPA (33) di Jakarta Barat sebagai otak penyerangan bus Persib U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang. Tersangka melempari bus dengan batu dan menganiaya ofisial bernama Pandu.

Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 di Rest Area Tol Batang

Polisi meringkus pria berinisial BPA (33) sebagai otak pelemparan batu ke bus rombongan pemain Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. Tersangka ditangkap di kawasan Jakarta Barat dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Batang.

Insiden bermula ketika bus Bima Trans bernomor polisi Z 7539 GZ yang membawa sekitar 30 orang pemain dan ofisial tim memasuki rest area sekitar pukul 21.27 WIB, Minggu malam. Sopir bus, Muhammad Ainur Ridha, baru saja menepi untuk mengistirahatkan armada seusai mengikuti kompetisi di Solo. Kernet bernama Irsad turun untuk mengambil koper dari bagasi ketika seorang pria tak dikenal menghampiri dan menanyakan apakah kendaraan itu membawa rombongan Persib.

Menurut Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama, pria tersebut langsung memanggil teman-temannya setelah mendapat konfirmasi. "Orang tersebut memanggil teman-temannya yang lain dengan berkata, 'Bang sini ini benar rombongan Persib'," kata Bintoro menirukan ucapan pelaku. Sekelompok orang kemudian datang dan melempari bus dengan batu. Serangan itu menghancurkan kaca bus bagian kiri belakang dan kanan belakang. Seorang ofisial bernama Pandu menjadi korban penganiayaan di lokasi kejadian.

Baca Juga: 70 Lapak PKL Kiaracondong Dibongkar Mandiri Jelang Batas Akhir 15 Oktober

Barang bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) di rest area memperkuat penetapan status BPA sebagai terduga pelaku utama. Tersangka diketahui warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Penetapan statusnya juga diperkuat keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara.

Viking Persib Club mendesak polisi segera mengusut kasus ini sampai tuntas. Sekum Viking Arlan Siddha menilai aksi tersebut sudah tidak bisa dinormalisasi sebagai rivalitas suporter.

"Penyerangan itu bukan lagi pada batas rivalitas ya, mereka sudah melebihi batas rivalitas. Artinya mereka sudah tidak melihat kemanusiaan sebagai basic yang dimiliki oleh suporter," kata Arlan. Ia meminta federasi dan aparat keamanan mengambil sikap tegas untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Baca Juga: Polda Jawa Barat Gerebek 47 Target Jaringan Narkotika selama 10 Hari Operasi Antik Lodaya

Viking juga menyiapkan pendampingan moral bagi para pemain muda Maung Bandung yang terdampak peristiwa tersebut. Arlan menyebut komunitasnya bakal berkoordinasi dengan kelompok suporter lain demi memastikan pelaku ditindak dan tidak ada upaya menormalisasi kekerasan.

Sebelum penangkapan BPA, bus yang dikemudikan sopir Muhammad Ainur Ridha telah dilaporkan resmi ke kepolisian. Rombongan Persib U-18 diketahui meninggalkan Hotel Monolog Solo setelah seluruh agenda kompetisi kategori umur mereka rampung.