Prabowo Lantik 1.404 Praja IPDN Angkat ke-33 di Jatinangor, Terbesar dalam Sejarah?
Prabowo melantik 1.404 Praja IPDN Angkat ke-33 di Jatinangor. 1.204 lulus S1 terapan, 73 magister, 45 doktor, dan 82 profesi kepamongprajaan. Terbesar dalam sejarah.

Prabowo Pimpin Pelantikan Pamong Praja IPDN di Kampus Jatinangor
Presiden Prabowo Subianto secara langsung memimpin prosesi pelantikan perwakilan Pamong Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (29/7/2026).
Pelantikan ini menjadi momen spesial karena bersamaan dengan rangkaian penutupan kegiatan kelulusan terbesar yang pernah diselenggarakan institusi pendidikan pemerintah daerah tersebut.
1.404 Mahasiswa Lulus dari Berbagai Program
Sebanyak 1.404 mahasiswa berhasil menyelesaikan masa pendidikan mereka di IPDN. Komposisi lulusan ini mencakup berbagai jenjang dan program pendidikan:
- 1.204 lulusan program sarjana terapan ilmu pemerintahan
- 73 lulusan program magister terapan ilmu pemerintahan
- 45 lulusan program doktor ilmu pemerintahan
- 82 lulusan program pendidikan profesi kepamongprajaan
Angka tersebut menunjukkan bahwa IPDN tidak hanya mencetak lulusan jenjang sarjana, tetapi juga menghasilkan calon pemimpin dengan kualifikasi magister dan doktor di bidang pemerintahan.
IPDN: Pembentukan SDM Unggul untuk Pemerintahan
Institut Pemerintahan Dalam Negeri merupakan lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pembentukan Aparatur Sipil Negara (ASN) profesional di bidang pemerintahan dalam negeri. Kampus utamanya berada di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Mahasiswa IPDN tidak hanya mendapatkan teori pemerintahan, tetapi juga pelatihan praktik langsung untuk mempersiapkan mereka dalam mengelola daerah. Setelah lulus, para praja ini tersebar di berbagai pemerintah daerah di Indonesia untuk mengisi posisi strategis.
Pentingnya Pamong Praja bagi birokrasi Indonesia
Pamong Praja memiliki peran vital dalam mendukung roda pemerintahan di tingkat lokal maupun nasional. Mereka yang telah menyelesaikan pendidikan profesi kepamongprajaan memiliki kompetensi untuk:
- Mengelola administrasi pemerintahan
- Merencanakan pembangunan daerah
- Mengkoordinasikan program-program pemerintah
- Menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat
Pelantikan Angkatan XXXIII ini membuktikan komitmen pemerintah dalam mencetak SDM pemerintahan yang berkualitas dan berintegritas tinggi.
Sinergi Pendidikan dan Kebutuhan Birokrasi
Dengan jumlah lulusan yang signifikan, IPDN terus menunjukkan kontribusinya dalam menjawab kebutuhan Aparatur Sipil Negara di berbagai daerah. Para lulusan ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah masing-masing.
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini turut menegaskan pentingnya peran Pamong Praja dalam tata kelola pemerintahan yang baik di Indonesia.