Petugas Damkar Ciamis Evakuasi King Kobra Tanpa Jaminan Serum Antidot Saat Bertugas
Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi king kobra dan ular berbisa ke permukiman tanpa jaminan serum antidot. Mereka mengandalkan keterampilan teknis dan teknik evakuasi untuk meminimalkan risiko gigitan.

Petugas Damkar Ciamis menghadapi king kobra untuk diamankan dari permukiman warga, padahal mereka tidak memiliki jaminan ketersediaan serum antidot jika mengalami gigitan saat bertugas. Risiko ini реально mereka tanggung setiap kali menangani ular berbisa masuk ke rumah warga.
Keterbatasan akses terhadap serum antivenom menjadi masalah serius bagi petugas yang sehari-hari berhadapan langsung dengan king kobra. Andi Kuswandi, Danru 2 Mako UPTD Damkar Ciamis, menjelaskan bahwa obat penawar racun ular sangat jarang ditemukan, bahkan di fasilitas kesehatan sekalipun.
"Untuk serum, jangankan di daerah seperti kita, di pusat kesehatan juga jarang. Jadi, sebisa mungkin kami melakukan penyelamatan dengan mengutamakan keselamatan petugas,"ujarnya.
Baca Juga: Perawat Cirebon Mundur dari RS Swasta Setelah Klaim Dianiaya Mantan Pasangan yang Berprofesi Dokter
Petugas terus mengasah kemampuan penanganan ular secara mandiri. Andi menyebut mereka mempelajari karakter dan perilaku ular dari berbagai sumber, termasuk video edukasi di internet. Pemahaman ini dibutuhkan agar proses evakuasi tidak memicu ular untuk menyerang.
"Sebisa mungkin jangan sampai dipatuk. Ada teknik tersendiri untuk mengangkat dan mengamankan ular,"katanya.
Sepanjang bertugas, belum ada petugas Damkar Ciamis yang mengalami gigitan ular. Kondisi ini bertahan berkat kehati-hatian mereka dalam menerapkan teknik evakuasi yang tepat sesuai posisi ular yang ditemukan.
Baca Juga: Wantimpres Rampingkan Struktur Jadi Tiga Bidang demi Nasihat ke Prabowo Lebih Tepat Sasaran
Permintaan evakuasi ular di Ciamis tidak memiliki pola yang bisa diprediksi. Dalam sehari, petugas bisa menangani dua hingga tiga laporan. Satu minggu bisa dipenuhi permintaan hampir setiap hari.
Damkar Ciamis Lepasliarkan 10 Satwa Liar ke Gunung Sawal Setelah Evakuasi dari Permukiman
Permukiman di Ciamis memang sering jadi tempat king kobra mencari mangsa. Ular ini keluar dari persembunyiannya saat musim hujan, meningkatkan kemungkinan interaksi dengan warga. Andi mengingatkan masyarakat untuk tidak menangkap atau mengusir ular secara mandiri, melainkan menjaga jarak dan segera meminta bantuan petugas yang memiliki perlengkapan penanganan.