Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Persib Hadapi Java United di Semarang dengan Tiga Mantan Pemainnya Berseragam Lawan

Bandung · Oleh ·

Persib bertandang ke Stadion Jatidiri untuk melawan Java United dengan tiga mantan pemainnya sendiri di kubu lawan, yaitu Gustavo Franca, Kei Hirose, dan Ciro Alves

Persib Hadapi Java United di Semarang dengan Tiga Mantan Pemainnya Berseragam Lawan

Persib Bandung akan menjumpai tiga pemain yang pernah memperkuat mereka saat bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, pada pekan kesembilan Super League 2026/2027, Minggu (8/11/2026) pukul 19.00 WIB. Bek Gustavo Franca, gelandang Kei Hirose, dan winger Ciro Alves kini memperkuat Java United, tim yang merupakan kelanjutan dari Malut United. Bagi Persib, laga ini bukan sekadar pertandingan tandang biasa, karena ketiga pemain itu memahami cara kerja tim besutan Bojan Hodak.

Gustavo Franca menjadi nama yang paling menonjol di sektor pertahanan Java United. Bek asal Brasil berusia 30 tahun itu tampil dalam delapan pertandingan Super League musim ini dengan catatan 57 sapuan, 23 intersep, dan tujuh tekel. Franca juga sudah menyumbang satu gol. Pada pertandingan terakhir melawan Adhyaksa FC Bekasi di ajang iLeague Cup, ia mencetak hattrick saat Java United menang 5-0.

Franca bukan sosok asing di Bandung. Ia memperkuat Persib pada musim 2024/2025 dengan 31 penampilan dan enam gol, serta ikut mengantar Maung Bandung juara pada musim tersebut. Catatan itu membuat Persib tahu betul kemampuan Franca dalam duel udara maupun saat naik membantu serangan.

Baca Juga: Angel Vision Bantah Terima Rp20 Juta dan Tantang Polresta Karawang Tangkap Dirinya

Di lini tengah, Kei Hirose berperan sebagai jangkar permainan Java United. Gelandang asal Jepang berusia 31 tahun itu tampil delapan kali dengan satu gol dan dua assist. Ia juga membukukan 12 tekel dan 14 intersep, sementara 201 dari 229 umpannya tercatat sukses. Angka terakhir itu yang perlu diantisipasi Persib, karena Kei bisa memutus serangan sekaligus mengalirkan bola ke area pertahanan lawan.

Ancaman di lini depan datang dari Ciro Alves. Mantan pemain Persib itu baru tampil empat kali di Super League musim ini, tetapi sudah terlibat langsung dalam lima gol Java United lewat satu gol dan empat assist. Ia melepaskan enam tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Saat Java United mengalahkan Bhayangkara Lampung FC 2-0 pada 30 Oktober 2026, Ciro ditempatkan di sayap kanan.

Ciro pernah membela Persib selama tiga musim dengan raihan dua gelar juara. Pengalaman itu membuatnya mengenal karakter pertahanan Maung Bandung, termasuk kebiasaan bek sayap naik meninggalkan ruang di belakang.

Baca Juga: Warga Mulyasari Karawang Dapat 16 Rumah Layak Huni Sejak 2021, Dibangun dari Dana Pribadi Kades dan Gotong Royong

Tekanan di lini belakang Persib tidak berdiri sendiri. Pada laga melawan lawan dengan bek tengah bertipe agresif seperti Franca, Maung Bandung sebelumnya harus mengandalkan gol di menit akhir, seperti saat menang 2-1 di Melbourne dan mengunci tiket 16 besar lewat gol Menalo dan Sekulic di lima menit terakhir. Pola serupa bisa terulang jika Persib kembali kesulitan membongkar pertahanan rapat.

Java United dilatih Fabio Lefundes dan kini diperkuat sejumlah pemain berpengalaman. Persib datang ke Semarang dengan pekerjaan yang belum selesai, yaitu memperbaiki posisi di klasemen sementara. Kondisi itu menempatkan laga ini sebagai ujian bagi lini serang Maung Bandung, bukan hanya bagi barisan pertahanannya.

Bagi pembaca di Bandung, duel melawan tiga mantan pemain ini juga menandai perubahan peta kekuatan di Super League. Klub-klub yang sebelumnya bermain di level bawah kini berani merekrut pemain yang sudah terbukti di Liga 1. Persib dituntut menjaga jarak kompetitif dari tim tipe seperti ini, terutama saat bermain di kandang lawan. Sebelumnya, Persib wajib mengamankan tiga poin lawan Madura United dalam laga yang statusnya serupa, dan hasil di Semarang akan menentukan arah langkah Maung Bandung pada pekan-pekan berikutnya.