Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Organisasi kemasyarakatan Bekasi ajak plt. bupati bangun daerah secara kolektif

Jabar · Oleh ·

GBR Kabupaten Bekasi ajak plt. bupati membangun daerah secara kolektif dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat yang beragam.

Organisasi kemasyarakatan Bekasi ajak plt. bupati bangun daerah secara kolektif

BEKASI — Keragaman masyarakat di Kabupaten Bekasi jadi sorotan Idhay Sumirat, Ketua DPC GBR (Garda Bangsa Reformasi) Kabupaten Bekasi, saat menyampaikan harapan di hari ulang tahun ke-50 Plt. Bupati Bekasi.

Idhay menyebut warga Bekasi punya latar belakang sangat beragam. Ada masyarakat pedesaan, kawasan perkotaan, pekerja industri, pelaku UMKM, petani, nelayan, pedagang, pemuda, perempuan, komunitas, tokoh agama, hingga berbagai kelompok sosial lainnya. Keragaman itu, menurut Idhay, perlu dijaga lewat komunikasi, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat gotong royong.

"Ketika seseorang dipercaya mengemban amanah pemerintahan, ruang pengabdiannya adalah seluruh masyarakat. Tidak melihat latar belakang, pilihan, profesi, usia, maupun kelompok," kata Idhay dalam keterangan tertulis, Senin (22/9).

Baca Juga: BI Cirebon Fasilitasi Petani Kopi Cermin Raih Status IG, Target Selesai 2026

Pembangunan jadi ruang bersama

Idhay menilai Kabupaten Bekasi milik seluruh warganya. Karena itu, pembangunan juga harus menjadi ruang bersama. Pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, pemuda, tokoh agama, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen lainnya memiliki peran masing-masing.

"Organisasi kemasyarakatan harus bisa menjadi bagian dari solusi. Kita dapat menyampaikan aspirasi dan kritik secara konstruktif, sekaligus ikut menjaga suasana yang kondusif," lanjut Idhay.

Baca Juga: Polda Jawa Barat luncurkan dua aplikasi digital untuk periksa kelaikan kendaraan dan kelola lalu lintas

Keterlibatan masyarakat, menurut Idhay, tidak hanya diperlukan saat pembangunan berjalan. Masyarakat juga berperan menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, menjaga lingkungan, menciptakan ketertiban, serta ikut mencari solusi atas persoalan yang dihadapi daerah.

Perbedaan bukan alasan putus komunikasi

Idhay berharap momentum ulang tahun ini memperkuat persaudaraan di kalangan warga Bekasi. Perbedaan pendapat merupakan hal wajar, namun yang terpenting adalah menjaga rasa saling menghormati dan semangat membangun daerah bersama.

"Kita boleh berbeda pandangan, tetapi kita tetap satu sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi. Jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan ruang untuk berdialog dan bergotong royong," katanya.

Di usia ke-50 Plt. Bupati Bekasi, Idhay berharap pemimpinnya terus membuka ruang komunikasi yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Semoga pengabdian yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, tanpa terkecuali.