Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kirab Budaya Tatar Sunda Cianjur: KDM Naik Kuda, Ribuan Warga Hadir

Jabar · Oleh · · Diperbarui 4 Agustus 2026

Ribuan warga menyaksikan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Cianjur. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan pejabat lainnya naik kuda, dengan tampilan kesenian tradisional dan hiburan artis ternama.

Kirab Budaya Tatar Sunda Cianjur: KDM Naik Kuda, Ribuan Warga Hadir

Rabu, 6 Mei 2026 malam, sejumlah ruas jalan di Cianjur, Jawa Barat, dipadati ribuan masyarakat yang datang menyaksikan gelaran Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Acara ini bukan hanya menjadi ajang pamer budaya, tetapi juga memiliki tujuan mulia untuk melestarikan warisan tradisional dan menyampaikan rasa syukur.

Tujuan Utama Gelaran Budaya

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda direncanakan akan digelar di 10 kota dan kabupaten di seluruh Jawa Barat. Dua tujuan utama di balik acara ini adalah:

Para Pejabat yang Tampil Menunggangi Kuda

Salah satu daya tarik utama acara ini adalah kehadiran sejumlah pejabat tinggi yang tampil menunggangi kuda. Di antaranya adalah:

Iringan penari tradisional menyertai para pejabat saat melintas di tengah kerumunan warga yang antusias.

Baca Juga: Dukcapil: 34,7 Juta Penduduk Indonesia Berzodiak Cancer, Terbanyak dari Semua Zodiak

Ragam Kesenian dan Hiburan yang Menghiasi Acara

Selain arak-arakan menunggangi kuda, gelaran ini juga menampilkan beragam kesenian tradisional Sunda, seperti:

Acara juga diwarnai panggung hiburan dengan penampilan artis ternama, termasuk Charly ST12 dan komedian Ohang, yang membuat suasana semakin meriah dan diikuti oleh banyak masyarakat.

Komentar Bupati Cianjur tentang Signifikansi Acara

Dalam wawancara di sela-sela kirab, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan bahwa gelaran ini bukan hanya sekadar hiburan bagi masyarakat.

"Antusias masyarakat sangat istimewa, terutama saat kehadiran Bapak Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Tak sedikit masyarakat sampai histeris saat rangkaian kirab melintas,"

Ia menambahkan bahwa acara ini juga dijadikan momentum untuk memperkuat identitas dan jati diri budaya masyarakat Sunda, serta mengenalkan budaya lokal yang perlahan mulai tergerus zaman.

"Kita tidak hanya ingin menghibur, tetapi juga membuat masyarakat lebih mencintai dan melestarikan warisan budaya kita,"

Analisis Dampak Kegiatan Budaya Ini

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Jawa Barat dalam mempertahankan eksistensi budaya Sunda di tengah arus globalisasi. Partisipasi pejabat tinggi di acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan tradisional, serta mendorong lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pelestarian budaya. Selain itu, keramaian warga yang padat menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap budaya lokal masih sangat tinggi, dan mereka ingin lebih mengenali warisan budaya yang ada di wilayahnya.