Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran, BMKG Catat Pusat di Laut 81 Kilometer dari Pantai

Jabar · Oleh ·

Gempa M 4,1 guncang Pangandaran Senin pagi, episenter di laut 81 kilometer barat daya daratan. BMKG kategorikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas sesar bawah laut. Getaran terasa hingga Cianjur Selatan.

Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran, BMKG Catat Pusat di Laut 81 Kilometer dari Pantai

Wilayah pesisir Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali diguncang gempa bumi. Kali ini berkekuatan magnitudo 4,1 pada Senin pagi, 24 Agustus 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat peristiwa terjadi tepat pukul 06.29 WIB. Episenter terletak di laut pada koordinat 8,15 Lintang Selatan dan 107,91 Bujur Timur, sekitar 81 kilometer barat daya daratan Pangandaran. Kedalaman hiposenter tercatat 36 kilometer, sehingga BMKG mengkategorikannya sebagai gempa dangkal.

Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut di kawasan tersebut. Pangandaran memang berada di dekat zona tektonik aktif Selat Sunda yang menjadi perhatian para ahli kebumian. Riset tentang potensi gempa megathrust di zona ini pernah memicu diskusi publik soal kesiapsiagaan masyarakat pesisir.

Baca Juga: Satpol PP Cirebon Sita 209 Botol Miras Senilai Rp10,45 Juta dari Empat Kecamatan

Getaran terasa hingga ke sejumlah wilayah di Jawa Barat bagian selatan. Di Cigedug, Singaparna, dan Pangandaran, BMKG mencatat intensitas getaran pada skala II-III MMI. Pada level ini, warga di dalam rumah merasakan getaran nyata, seolah ada truk besar melintas di dekat permukiman. Wilayah Cimaung dan Cianjur Selatan merasakan getaran lebih ringan pada skala II MMI, di mana benda-benda ringan yang digantung ikut bergoyang.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," tulis BMKG dalam keterangannya.

Hingga pukul 07.07 WIB, BMKG belum menerima laporan kerusakan bangunan. Pantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Lembaga itu menegaskan agar masyarakat hanya mengandalkan informasi dari kanal resmi BMKG dan tidak mempercayai kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Pesta Política HUT ke-28 PAN di Bandung Sisa Janji Manis untuk Rakyat

Pangandaran beberapa kali menjadi sorotan karena peristiwa kekerasan yang ditangani polisi. Pria 22 tahun di Pangandaran ditangkap polisi setelah allegedly memukuli istrinya dengan palu. Dalam kasus terpisah, seorang suami di kawasan yang sama memukuli istrinya lalu merendam mayat dalam racun tikus sebelum diamankan.

Sebagai kawasan wisata andalan Jawa Barat, Pangandaran terus menghadapi tantangan dari sisi kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Gempa pagi ini menambah daftar peristiwa geologis yang perlu menjadi perhatian semua pihak di wilayah pesisir selatan Jawa Barat.