Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

BRI salurkan Rp1.235,4 triliun kredit UMKM per triwulan II 2026

Bandung · Oleh ·

BRI salurkan kredit UMKM Rp1.235,4 triliun hingga Triwulan II 2026, tumbuh 8,6% year-on-year. KURBRI Rp167,01 triliun kepada 2,7 juta debitur. Holding UMi layani 33,8 juta debitur aktif.

BRI salurkan Rp1.235,4 triliun kredit UMKM per triwulan II 2026

PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI telah menyalurkan kredit kepada 33,8 juta debitur aktif dengan portofolio kredit UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun hingga akhir Triwulan II 2026. Nilai tersebut tumbuh 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Portofolio tersebut setara dengan 75,1% dari total portofolio kredit perseroan.

Pembiayaan BRI ke sektor pertanian mencapai Rp239,46 triliun hingga akhir Triwulan II 2026. Angka ini主要用于 mendukung swasembada pangan nasional. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KURBRI kepada 2,7 juta debitur mencapai Rp167,01 triliun hingga akhir September 2026. Capaian tersebut setara dengan 87,9% dari total alokasi KUR BRI tahun 2026 sebesar Rp190 triliun.

KUR yang diarahkan ke sektor produksi mencapai Rp114,76 triliun atau 68,71% dari total KUR. Dari jumlah tersebut, sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 42,82%. Seperti tertulis dalam program KAPMI Jawa Barat Bidik 8 Persen Pertumbuhan Ekonomi..., pemerataan ekonomi di tingkat regional menjadi fokus bersama antara pemerintah dan lembaga keuangan.

Baca Juga: Pabrik Obat Ilegal di Biz Park Kopo Digerebek, 560 Ribu Butir Obat Disita dari Empat Lokasi

"Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika usahanya tumbuh, pendapatannya meningkat, kemampuan menabungnya semakin baik, dan kemudian dia mampu mengakses layanan keuangan yang lebih luas," jelas Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.

Holding Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, PT Permodalan Nasional Madani, dan PT Pegadaian melayani 33,8 juta debitur aktif serta mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro. Sekitar 2,3 juta debitur telah naik kelas ke segmen yang lebih besar. Model pemberdayaan ini sejalan dengan cerita mantri BRI di Sulawesi Tenggara... yang menunjukkan bagaimana pendampingan usaha secara langsung mendorong ekonomi kerakyatan.

Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 6.351 desa di seluruh Indonesia. Melalui KlasterkuHidupku, BRI mengembangkan lebih dari 45.000 klaster usaha berbasis komunitas. Ekosistem linkumkm telah dimanfaatkan lebih dari 17,6 juta pelaku UMKM. Sementara 54 Rumah BUMN telah menyelenggarakan lebih dari 19.525 pelatihan dengan sekitar 654.351 UMKM terdaftar.

Baca Juga: McDonald's Indonesia Bangun Rantai Pasok 35 Tahun dengan 86 Persen Belanja ke Pemasok Lokal

Penyaluran KPR Subsidi BRI mencapai Rp19,81 triliun kepada lebih dari 144.000 debitur hingga September 2026. Pembiayaan FLPP mendominasi dengan porsi 98% atau sekitar 141.000 penerima manfaat. Realisasi FLPP sepanjang 2026 mencapai 28.084 unit, tumbuh 22,58% year-on-year.

Kredit Program Perumahan BRI terealisasi Rp12,60 triliun atau 90,05% dari target tahunan. Pembiayaan ini menciptakan efek berganda bagi perekonomian melalui aktivitas konstruksi, industri bahan bangunan, serta penyerapan tenaga kerja.

BRILink Agen kini difungsikan untuk mendukung pengembangan Kopertis Desa atau Kelurahan Merah Putih. Jaringan ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, serta produk simpanan dan pembiayaan melalui mekanisme rujukan. Langkah ini memperluas jangkauan layanan keuangan ke tingkat grassroots, mirip dengan inisiatif sinergi pemuda dan Satpol PP... yang menggarisbawahi pentingnya keterlibatan komunitas dalam ekonomi kerakyatan.

Presiden Prabowo Subianto dalam ratas terbatas di Istana Merdeka pada September 2026 meminta perluasan kepemilikan rekening perbankan bagi masyarakat. Langkah ini memperkuat inklusi dan literasi keuangan sekaligus memastikan masyarakat terhubung dengan ekosistem keuangan formal.

"BRI memiliki semangat yang sama dengan pemerintah untuk memastikan pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Hery Gunardi.

Porsi kredit UMKM terhadap total portofolio yang mencapai 75,1% menunjukkan konsistensi BRI dalam menempatkan pelaku usaha kecil sebagai segmen utama pembiayaan. Tingginya angka partisipasi debitur yang naik kelas menjadi indikator bahwa pembiayaan produktif diikuti pendampingan usaha secara menyeluruh.