Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

McDonald's Indonesia Bangun Rantai Pasok 35 Tahun dengan 86 Persen Belanja ke Pemasok Lokal

Bandung · Oleh ·

McDonald's Indonesia rayakan 35 tahun kemitraan dengan mengalokasikan 86% belanja ke pemasok lokal, mendukung 48.700 lapangan kerja di berbagai sektor.

McDonald's Indonesia Bangun Rantai Pasok 35 Tahun dengan 86 Persen Belanja ke Pemasok Lokal

PT Rekso Nasional Food, operator McDonald's di Indonesia, merayakan perjalanan 35 tahun kemitraan dengan ratusan pemasok lokal. Dalam periode itu, perusahaan mengalokasikan sekitar 86 persen dari total belanja pemasok kepada mitra lokal, dan membeli sekitar 76 persen bahan baku dari dalam negeri.

Rantai pasok ini mencakup berbagai komoditas seperti sayuran, telur, beras, cabai, minyak goreng, dan ayam. Khusus untuk kebutuhan ayam, seluruhnya dipasok oleh peternak lokal yang harus memenuhi standar kualitas dan kesegaran untuk kebutuhan restoran setiap hari.

Dampak kemitraan ini terasa hingga ke fasilitas produksi di Jawa Barat. Di Padahanten Farm milik PT Ciomas Adisatwa, bagian dari JAPFA Group, di Majalengka, terdapat 41 pekerja tetap. Fasilitas ini membutuhkan lebih dari 50 pekerja tambahan pada periode tertentu, terutama saat musim panen dan bongkar muat. Sementara itu, rumah potong ayam PT Japfa Food Indonesia dapat mempekerjakan sekitar 400 hingga 1.500 orang di setiap fasilitas.

Baca Juga: Wakaf Salman Mulai Bangun Klinik di Soreang untuk Jadi Rumah Sakit Layanan Warga Kabupaten Bandung

Head of Quality Assurance PT Japfa Food Indonesia Achmad Novel mengatakan, peningkatan kebutuhan produksi turut membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar fasilitas. Para pekerja juga memperoleh pengetahuan mengenai standar kerja, termasuk prinsip halalan tayyiban, keamanan pangan, serta kesehatan dan kesejahteraan hewan.

"Jadi, dampaknya terasa lebih berkelanjutan, tidak hanya dari sisi keuntungan ekonomi saja," kata Achmad.

Studi independen Oxford Economics untuk periode April 2024 hingga Maret 2025 mencatat, aktivitas McDonald's Indonesia turut mendukung sekitar 48.700 lapangan kerja di berbagai sektor. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa setiap 100 karyawan McDonald's Indonesia mendukung hingga 330 lapangan kerja tambahan di ekonomi lokal.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Dorong PKL Miliki Sertifikasi Halal, targetkan Peningkatan Kualitas dan Kepercayaan Konsumen

Head of Production Region Jabar 3 PT Ciomas Adisatwa Rendhiq Ramadhan menjelaskan, standar dan audit berkala dari McDonald's menjadi acuan perusahaan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Penerapan prosedur operasional yang konsisten tidak hanya mendukung kerja sama dengan McDonald's, tetapi juga menjadi dasar untuk mengembangkan bisnis dengan pelanggan lain.

"Standar yang diterapkan McDonald's Indonesia menjadi salah satu referensi eksternal untuk terus melakukan continuous improvement. Proses audit berkala mendorong kami untuk memastikan SOP dijalankan secara tepat dan konsisten," tutur Rendhiq.

Salah satu contoh keberhasilan pemasok lokal adalah cerita Made Gunada, petani asal Bali yang mulai bekerja sama sejak 1993. Berawal dari lahan terbatas, usahanya berkembang hingga menjangkau Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kini, bisnisnya mampu memenuhi kebutuhan lebih dari 50 persen restoran McDonald's di Indonesia.

Perkembangan usaha tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi ratusan petani yang terlibat dalam ekosistem pertaniannya. Sebagian anak petani bahkan mulai melihat pertanian sebagai bidang pekerjaan yang menjanjikan untuk masa depan.

Pembinaan terhadap pemasok tidak hanya soal transaksi, tetapi juga transfer pengetahuan, audit berkala, benchmarking, hingga study visit ke luar negeri. Proses ini diharapkan membantu mitra meningkatkan kapabilitas sehingga mampu bersaing secara mandiri di pasar.

Supply Chain & Quality Assurance Director PT Rekso Nasional Food Ronni Rombe menyampaikan, kemitraan dibangun agar kedua belah pihak dapat berkembang bersama. Standar yang diterapkan mencakup aspek keamanan pangan dan kesejahteraan hewan.

"Dengan semangat 'Sepenuhnya Indonesia', kami secara konsisten membina ratusan mitra melalui transfer pengetahuan, audit, benchmarking, hingga study visit sampai ke luar negeri," ucap Ronni.

Guru Besar bidang Strategic Management dan Marketing dari Global Academy Finance Management Mochammad Mukti Ali menilai, hubungan jangka panjang antara perusahaan besar dan pemasok lokal dapat mendorong peningkatan kemampuan usaha atau supplier upgrading. Pemasok tidak hanya memperoleh kepastian permintaan, tetapi juga kesempatan mempelajari standar dan praktik operasional yang lebih baik.

"Dalam jangka panjang, proses tersebut dapat memperkuat kapabilitas pemasok dan membantu mereka mengembangkan bisnis secara lebih berkelanjutan," kata Mukti.

Selama 35 tahun, kemitraan McDonald's Indonesia dengan pemasok lokal menunjukkan bagaimana rantai pasok dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan, memperluas pasar, dan membuka kesempatan kerja. Di balik produk yang dinikmati pelanggan setiap hari, terdapat jaringan petani, pemasok, pekerja, dan pelaku usaha pendukung yang ikut menggerakkan perekonomian di berbagai daerah.

Brand Lokal Ostofit Ajak Jaga Kesehatan di Bulan Ramadan Bersama JNE

KUCHP Baru 2026: Hidup Bersama Tanpa Nikah Terancam Pidana di Indonesia?