Wakaf Salman Mulai Bangun Klinik di Soreang untuk Jadi Rumah Sakit Layanan Warga Kabupaten Bandung
Wakaf Salman ITB mulai bangun Klinik Salman Soreang sebagai tahap awal rumah sakit wakaf di lahan 16.533 meter persegi. Warga Kabupaten Bandung bakal punya opsi layanan kesehatan lebih dekat.

Warga Kabupaten Bandung bakal punya akses layanan kesehatan yang lokasinya lebih dekat. Wakaf Salman ITB merencanakan pembangunan rumah sakit berbasis wakaf di Soreang, dengan tahap awal berupa Klinik Salman Soreang yang ditargetkan melayani lebih cepat sebelum gedung rumah sakit berdiri.
Rumah sakit ini dirancang di atas lahan wakaf seluas 16.533 meter persegi di kawasan yang sama dengan Masjid Salman Rasidi. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat Kabupaten Bandung. Klinik akan lebih dulu beroperasi untuk segera melayani warga, baru kemudian rumah sakit dibangun di gedung terpisah dalam kompleks yang sama.
Kebutuhan layanan kesehatan di Kabupaten Bandung memang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Selama ini, warga yang membutuhkan perawatan lebih lanjut sering harus perjalanan jauh ke Bandung kota atau kota lain di sekitar. Keberadaan rumah sakit di Soreang diharapkan bisa memangkas jarak dan waktu tempuh tersebut.
"Rumah sakit ini adalah impian warga Kabupaten Bandung. Lewat ISEF, kami ingin mengajak lebih banyak pihak ikut mewujudkannya, dimulai dari klinik yang bisa segera melayani masyarakat," kata Fakhri yang mewakili Komisaris Utama PT Salman Global Medika.
Di luar pembangunan fasilitas kesehatan, Wakaf Salman juga resmi bekerja sama dengan Medikids untuk menginvestasikan dana abadi wakaf di Klinik Medikids Bandung. Medikids merupakan klinik utama spesialis gigi anak dan keluarga dengan sekitar 30 cabang, delapan di antaranya dikembangkan lewat skema wakaf produktif.
Hasil dari investasi tersebut tidak hanya mengalir untuk operasional kesehatan. Dana tersebut bakal dialokasikan untuk program beasiswa bagi mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Skema ini diharapkan membuat manfaat wakaf menjangkau lebih banyak sektor publik.
Baca Juga: Igor Tolic Sebut Pemain Persib Bandung Tanpa Motivasi Tambahan Lewati Oktober dengan Tujuh Laga
"Lewat ISEF, kami ingin mengajak lebih banyak pihak ikut mewujudkannya, dimulai dari klinik yang bisa segera melayani masyarakat," ucap Fakhri.
Bagi warga yang berminat berkontribusi, Wakaf Salman membuka stan informasi di area pameran ISEF 2026. Pengunjung bisa mengetahui detail rencana pembangunan rumah sakit, memahami cara kerja skema wakaf produktif, hingga menyatakan minatnya untuk berwakaf. Partisipasi masyarakat diharapkan bisa mempercepat proses pembangunan klinik yang menjadi langkah awal dari rencana besar ini.
Pembangunan ini bukan tanpa preseden. Pengalaman Rosi Kader JKN Bandung selama satu dekade menunjukkan bahwa warga di tingkat akar rumput membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau. Rumah sakit berbasis wakaf di Soreang bisa menjadi jawaban atas kebutuhan serupa di sisi lain wilayah.