Bandung Zoo Targetkan Selesai Dokumen Lingkungan dan AMDAL dalam 6 Bulan Sebelum Kembali Beroperasi
Bandung Zoo targetkan selesaikan dokumen lingkungan dan AMDAL dalam 6 bulan di bawah pengelolaan Faunaland sebelum bisa beroperasi kembali.

Sekitar satu tahun setelah operasi penghentiannya, Kebun Binatang Bandung kini memasuki tahap baru menuju reopen. Pengelola baru, Faunaland, diberi waktu enam bulan untuk menyelesaikan dokumen lingkungan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum kawasan konservasi tersebut bisa beroperasi kembali.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan setelah Perjanjian Kerja Sama ditandatangani, seluruh kewenangan operasional kini berada di tangan Faunaland. Pemerintah berperan mengawal agar proses berjalan sesuai regulasi dan isi perjanjian yang telah disepakati.
Tahapan Administratif Jadi Syarat Utama
Farhan menjelaskan tahapan pertama yang harus diselesaikan adalah penyusunan dokumen lingkungan. Dokumen ini menjadi pintu masuk bagi seluruh proses administrasi. Setelah itu, pengelola wajib menyelesaikan AMDAL sebagai persyaratan penting dalam pengembangan kawasan konservasi sebelum mengajukan izin konservasi.
Baca Juga: Gangguan Mikrobioma Usus Anak Bisa Berdampak pada Biaya Kesehatan dan Produktivitas Keluarga
"Saat ini Pemda masih menunggu dokumen rencana pengelolaan yang sedang disusun Faunaland. Dokumen akan menjadi dasar evaluasi sebelum memasuki tahapan perizinan lanjutan," kata Farhan.
Panjang proses ini menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Setelah AMDAL dinyatakan memenuhi persyaratan, Faunaland baru bisa melanjutkan pengurusan izin konservasi agar rencana operasional tidak mengalami keterlambatan.
Pemerintah Tidak Campuri Konsep Bisnis Pengelola
Farhan menegaskan Pemerintah Kota Bandung tidak akan mencampuri konsep bisnis maupun desain pengelolaan yang tengah disiapkan Faunaland. Pemerintah memilih memberikan keleluasaan kepada pengelola untuk menyusun strategi terbaik, selama tetap mematuhi peraturan perundang-undangan dan ketentuan konservasi.
Baca Juga: STKIP Pasundan Kampiun Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung, Top Skor Cetak 13 Gol
"Pemkot tidak akan mencampuri konsep bisnis maupun desain pengelolaan yang tengah disiapkan Faunaland. Kami hanya memastikan semuanya sesuai regulasi," terang Farhan.
Selain itu, proses pengelolaan baru juga akan diikuti rekrutmen sumber daya manusia yang sepenuhnya menjadi kewenangan Faunaland. Farhan mengajak para pekerja Bandung Zoo tetap menjaga profesionalisme selama masa transisi agar proses pemulihan berjalan lancar.
Harapan untuk Pusat Konservasi Berstandar
Farhan berharap proses transformasi mampu menghadirkan wajah baru Bandung Zoo, kawasan konservasi yang lebih modern dan edukatif dengan standar pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Keberhasilan penyelesaian seluruh tahapan perizinan akan menjadi fondasi bagi kebangkitan kembali kebun binatang yang telah ditutup selama kurang lebih satu tahun.
"Apabila dokumen lingkungan, AMDAL, hingga izin konservasi selesai sesuai target enam bulan, Bandung Zoo dapat kembali beroperasi dan berkembang menjadi salah satu pusat konservasi ex-situ terbaik di Indonesia," harapnya.