Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bandung Gencarkan Siskamling Siaga Bencana di 1.597 RW Cegah Risiko Sesar Lembang

Bandung · Oleh ·

Bandung luncurkan Siskamling Siaga Bencana, targetkan 1.597 RW agar warga siap hadapi gempa, kebakaran, dan tanah longsor dengan koordinasi darurat 15 menit.

Bandung Gencarkan Siskamling Siaga Bencana di 1.597 RW Cegah Risiko Sesar Lembang

Program Siskamling Siaga Bencana resmi berjalan di Kota Bandung mulai 22 September 2026. Program ini mengincar 1.597 rukun warga (RW) agar warga memahami potensi bahaya, jalur evakuasi, dan langkah awal saat gempa bumi, kebakaran, maupun tanah longsor.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut keterlibatan warga sebagai kunci utama. Penduduk Bandung yang mencapai 2,6 juta jiwa tersebar di 30 kecamatan dan 151 kelurahan. Risiko bencana pun beragam, mulai dari gempa akibat Sesar Lembang hingga potensi tanah longsor di permukiman.

"Bencana mungkin tidak selalu dapat kita cegah, tetapi kita dapat memastikan masyarakat Bandung tidak menghadapinya tanpa kesiapan dan dalam kesendirian," kata Farhan.

Baca Juga: Persib Siapkan Pendampingan Psikologis untuk Pemain U-18 Pascainsiden Kekerasan di Batang

Program ini memperkuat sistem pemantauan dan peringatan dini yang sudah ada di Kota Bandung. Relawan kebencanaan, PKK, Posyandu, dan Karang Taruna dilibatkan dalam edukasi serta penyebaran informasi penyelamatan diri.

Setiap keluarga dianjurkan menyusun rencana darurat. Warga perlu mengetahui jalur evakuasi, menentukan titik kumpul aman, dan menyiapkan tas siaga berisi kebutuhan pokok. Informasi tentang warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya turut didata agar petugas dapat menentukan prioritas pertolongan.

"Setiap keluarga perlu memiliki rencana darurat, mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman, serta menyiapkan tas siaga bencana," jelas Farhan.

Baca Juga: BRI salurkan Rp1.235,4 triliun kredit UMKM per triwulan II 2026

Pembagian tugas dan prosedur operasional diperjelas dari tingkat RW hingga perangkat daerah. Laporan warga ditindaklanjuti berdasarkan jenis kejadian dan tingkat kedaruratannya.

Layanan darurat Bandung mengklaim waktu respons kurang dari 15 menit. Nomor yang bisa dihubungi warga分别是 112 untuk kedaruratan umum, 113 untuk pemadam kebakaran, dan 119 untuk kegawatdaruratan medis.

Farhan menambahkan simulasi berkala perlu diperkuat dengan melibatkan perguruan tinggi dan komunitas. Melalui latihan langsung, warga tidak sekadar mengetahui teori mitigasi, tetapi juga mampu mengambil keputusan tepat saat situasi darurat.

Secara bertahap, program ini diarahkan membangun budaya tanggap bencana di lingkungan masyarakat. Dengan mengenali risiko di sekitar permukiman, menyiapkan kebutuhan darurat, dan memahami jalur komunikasi, warga diharapkan dapat mengurangi kepanikan sekaligus mempercepat penanganan saat bencana terjadi.