Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

126 Peserta Sespimma Polri Belajar Langsung ke Lima Dinas di Bandung untuk Pahami Persoalan Daerah

Bandung · Oleh ·

126 calon perwira Polri tingkat pertama mengikuti Kuliah Kerja Profesi di Kabupaten Bandung, berdiskusi langsung dengan lima dinas daerah untuk memahami persoalan nyata pembangunan dan pelayanan publik.

126 Peserta Sespimma Polri Belajar Langsung ke Lima Dinas di Bandung untuk Pahami Persoalan Daerah

SOREANG -- 126 calon perwira Polri tingkat pertama mengakhiri hari kedua Kuliah Kerja Profesi dengan duduk bersama perwakilan lima perangkat daerah Kabupaten Bandung, Selasa (20/10/2026). Mereka tidak hanya mendengar paparan, tetapi menggali langsung berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah dalam melayani warga.

Kelima dinas itu adalah Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, serta Dinas Lingkungan Hidup. Setiap kelompok peserta mendapat kesempatan mendalami satu bidang melalui sesi Focus Group Discussion.

Belajar dari Persoalan UMKM dan Pariwisata

Dari forum diskusi dengan Dinas UMKM, para peserta menggali hambatan yang dihadapi pelaku usaha kecil dalam mengakses permodalan, permasaran, dan peningkatan kapasitas bisnis. Dinas Pariwisata membawa topik pengembangan destinasi dan potensi ekonomi kreatif yang selama ini menjadi sumber penghasilan banyak warga Bandung.

Baca Juga: Persib Siapkan Pendampingan Psikologis untuk Pemain U-18 Pascainsiden Kekerasan di Batang

Dinas Ketahanan Pangan membahas kompleksitas rantai pasok hasil pertanian dari dataran tinggi Bandung. Dinas Perdagangan menyoroti dinamika harga dan perlindungan konsumen. Dinas Lingkungan Hidup memetakan tantangan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga di berbagai wilayah.

AKP Elia Umboh, Kasenat Sespimma Angkatan 76, mengatakan setiap sektor itu dipilih karena memiliki kaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

"Forum diskusi ini menjadi laboratorium nyata bagi para calon pimpinan untuk memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat," kata AKP Elia.

Baca Juga: Bandung Gencarkan Siskamling Siaga Bencana di 1.597 RW Cegah Risiko Sesar Lembang

Sinergi Jadi Bekal Penugasan

Kombes Pol Dhani Gumilar, yang memimpin langsung kegiatan di Gedung Terpadu Dinas Koperasi UMKM, menekankan bahwa pengalaman ini akan menjadi bekal ketika mereka nanti mengemban tugas di wilayah masing-masing. Tantangan di setiap daerah memiliki karakteristik berbeda, sehingga penyelesaiannya memerlukan pemahaman kontekstual dan komunikasi dengan berbagai pihak.

"Dengan berinteraksi langsung dengan perangkat daerah, para peserta dapat memetakan persoalan dan membangun kemitraan strategis untuk menciptakan stabilitas ekonomi," terang Ramadhan.

Sinergi kelembagaan antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi fokus utama dalam forum tersebut. Kolaborasi kedua institusi dianggap penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Hasil diskusi akan menjadi referensi bagi setiap peserta untuk mengadopsi dan menyesuaikan solusi sesuai kondisi wilayah penugasan mereka.Program ini dirancang untuk membentuk pola pikir kepemimpinan yang adaptif, analitis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.