Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Warga NTT di Asrama Bandung Masih Menunggu Informasi Resmi Pasca-Gempa Flores Magnitudo 7,7

Bandung · Oleh ·

Warga NTT di Asrama Bandung masih menunggu informasi resmi dari pemerintah daerah NTT soal gempa Flores magnitudo 7,7. Penanggung jawab belum bisa koordinasi bantuan karena belum ada laporan pasti dampak di lapangan.

Warga NTT di Asrama Bandung Masih Menunggu Informasi Resmi Pasca-Gempa Flores Magnitudo 7,7

Asrama NTT di Jalan A.H. Nasution Nomor 950, Kota Bandung terasa sunyi setelah gempa berkekuatan 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur. Penanggung jawab Asrama NTT di Jawa Barat, Yohanes Joni Ribeiro, belum menerima informasi resmi dari Pemerintah Provinsi NTT maupun kantor penghubung NTT di Jakarta soal kondisi terkini di lokasi bencana.

"Kami yang tinggal di sini belum dapat informasi dari pemerintah daerah Provinsi NTT maupun kantor penghubung Jakarta dengan terjadinya gempa di NTT," kata Yohanes saat ditemui, Sabtu (15/8/2026).

Berdasarkan catatan historis, Asrama NTT di Bandung pernah menjadi pusat koordinasi saat bencana besar melanda wilayah Flores. Pada gempa bumi tahun 1992 dan kejadian darurat tahun 2016, seluruh bantuan dan logistik keluarga terdampak dikirim melalui asrama ini dengan menggunakan pesawat Hercules.

Baca Juga: Gempa Flores M7,7 Guncangkan NTT, Puluhan Warga NTT di Asrama Bandung Belum Bisa Kontak Keluarga

"Semuanya di sini larinya ke sini karena dulu juga kita bencana," jelas Yohanes. Semua barang bantuan dikirim dari lokasi ini.

Informasi sementara yang sampai ke Yohanes menyebut lima kabupaten di Flores terdampak, yaitu Flores Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, dan Manggarai Timur. Namun belum ada laporan resmi yang bisa dijadikan dasar untuk mengirim bantuan.

"Kami masih menunggu karena kalau mencari sesuatu untuk keluarga kita di sana, mestinya satu suara dari sana sehingga kita bisa jalankan supaya bisa bermanfaat buat mereka juga," katanya.

Baca Juga: QLola by BRI Tumbuh 49 Persen jadi 384 Ribu Pengguna Aktif pada Juni 2026

Gempa susulan dan peringatan tsunami pernah mendorong sebagian warga Manggarai Timur untuk mengungsi. Yohanes memastikan anggota keluarganya di sana selamat dan tidak mengalami kerusakan rumah.

"Ada dari pemerintah bahwa tsunaminya makin mengecil sehingga mereka kembali. Sudah mulai ada yang kembali," katanya.

Yohanes kini membuka posko di asrama bagi warga NTT di Jawa Barat yang keluarganya terdampak gempa. Masyarakat bisa datang langsung untuk melapor dan mendapat koordinasi bantuan.

"Gempa guncang sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam beberapa waktu terakhir," tulis laporan terpisah yang menyebut aktivitas seismik regional masih tinggi. Gempa guncang sejumlah wilayah di Jabar.