DLH Cianjur pastikan udara aman setelah warga resah dengan isu asap dari Kalimantan
DLH Cianjur memastikan kualitas udara aman setelah warga resah dengan hoaks asap dari Kalimantan. Pemantauan dilakukan di empat titik rutin bersama pemerintah provinsi dan kementerian.

Warga Cianjur tidak perlu lagi mengkhawatirkan isu asap kebakaran hutan di Kalimantan yang disebut-sebut sampai ke Pulau Jawa. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur sudah memastikan tingkat kualitas udara di wilayahnya berada di bawah baku mutu atau masih aman.
Kepanikan warga bermula dari beredarnya informasi yang menyebut asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan sudah menyusup hingga ke Pulau Jawa, termasuk wilayah Cianjur. Namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resminya telah membantah klaim tersebut. Asap dari kebakaran di Kalimantan disebut mengarah ke barat, tidak bergerak ke arah Pulau Jawa.
Meski demikian, DLH Cianjur tidak tinggal diam. Dinas ini langsung turun melakukan pengecekan kualitas udara di empat titik pemantauan yang menjadi lokasi rutin pengukuran setiap semester.
Baca Juga: Banjir Setinggi 1 Meter Lumpuhkan Akses Jalan Menuju Soreang
"Berdasarkan hasil pengecekan terbaru di lapangan tingkat kualitas udara di Cianjur bagus atau berada di bawah baku mutu," kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Cianjur Evi Hidayah.
Keempat titik pengukuran itu meliputi Kantor Inspektorat Jalan Raya Bandung-Cianjur, permukiman warga di Kecamatan Cianjur, kawasan industri di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Sayang, dan Terminal Pasirhayam. Selain itu, pengukuran juga dilakukan di lingkungan Pemdab Cianjur, Permukiman Pesona Cianjur Indah-Nagrak, kawasan Jalan Raya Bandung-Cianjur, dan lingkungan Kantor Dinas Perhubungan Cianjur.
Pengukuran ini bukan kali pertama. DLH Cianjur rutin melakukan pemantauan kualitas udara bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup setiap enam bulan. Sampel udara yang diambil dikirimkan ke laboratorium di tingkat provinsi dan kementerian untuk kemudian dirilis hasilnya.
Baca Juga: Yamaha Buka Pabrik untuk Media dan Pelaku Industri, Lihat Langsung Produksi untuk Pasar 40 Negara
"Biasanya hasil itu akan dirilis pada November atau Desember mendatang, dimana sampel yang diambil dilakukan pemeriksaan oleh kementerian dan hotkeys," jelas Evi.
Ia menegaskan hingga saat ini kualitas udara di Cianjur masih dalam kategori aman. Dinasnya juga siap melakukan pengukuran ulang apabila isu serupa kembali muncul dan meresahkan masyarakat.
Pihaknya berharap warga tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa sumber jelas, mengingat isu tersebut sebelumnya telah terbantahkan oleh data resmi BMKG.