Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Warga Bekasi Minta Aparatur Pemerintah Tegas Tegakkan Aturan di Hari Jadi Ke-81 Kejaksaan

Jabar · Oleh ·

Warga Bekasi berharap momen Harlah Keplerjan ke-81 mendorong aparatur pemerintahan setempat lebih berintegritas dalam melayani masyarakat.

Warga Bekasi Minta Aparatur Pemerintah Tegas Tegakkan Aturan di Hari Jadi Ke-81 Kejaksaan

Di wilayah yang berpenduduk lebih dari 3,5 juta jiwa ini, keberagaman tantangan sosial dan ekonomi menempatkan aparatur pemerintahan pada posisi yang menentukan kualitas pelayanan publik sehari-hari.

Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah yang paling bergantung pada kinerja birokrasi karena lokasinya sebagai penyangga Ibu Kota. Ketika aparatur tidak menunjukkan integritas, dampak langsung terasa pada cara warga dilayani.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi dari Partai Gerakan Indonesia Raya menegaskan bahwa aparatur pemerintahan merupakan fondasi utama tata kelola yang baik. Kewenangan yang diberikan harus digunakan secara bertanggung jawab dan tidak boleh keluar dari koridor hukum.

Baca Juga: Dreame Luncurkan X60 dan H16 untuk Pasar Indonesia, Robot Vacuum Jangkau Sudut hingga 18 Sentimeter

"Pemerintahan yang baik harus dibangun oleh aparatur yang memiliki integritas. Kewenangan adalah amanah, sehingga harus digunakan secara bertanggung jawab dan tidak boleh keluar dari koridor hukum," katanya.

Pandangan ini muncul dalam konteks memperingati Hari Lahir Keplerjan ke-81 pada akhir Agustus lalu. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa penegakan hukum tidak cukup hanya ketika terjadi pelanggaran. Kesadaran hukum harus dibangun melalui edukasi, keteladanan, dan budaya taat aturan.

Sinergi antarinstitusi dianggap semakin penting dalam membangun ekosistem hukum yang sehat di Bekasi. Kolaborasi antara pemerintah daerah, penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan dinilai mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan dipercaya publik.

Baca Juga: Jelang Ultah ke-80 PMI, Relawan Bekasi Perkuat Kesiapan Donor Darah dan Respons Bencana untuk 3 Juta Penduduk

Peran organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila di Bekasi diharapkan menjadi bagian dari solusi. Organisasi tersebut harus mampu menjadi mitra konstruktif pemerintah sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dengan penyelenggara pemerintahan.

"Organisasi kemasyarakatan dan pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Kita ingin Kabupaten Bekasi tumbuh sebagai daerah yang aman, tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi supremasi hukum," katanya.

Partai Gerakan Indonesia Raya melalui program "Gerindra Kompak Bergerak, Berdampak" menekankan bahwa setiap kebijakan politik dan pemerintahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap langkah harus memiliki manfaat, bukan sekadar Retorika politik.

Ke depan, penguatan integritas aparatur dan konsistensi dalam pelayanan publik menjadi kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. sinergi antarinstitusi, dimulai dari aparatur pemerintahan hingga masyarakat luas, menjadi langkah nyata untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan dipercaya publik.