Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Upaya Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Eceng Gondok di Waduk Saguling

KBB · Oleh Fikri Ramadhan ·

Kolaborasi lintas sektor antara PLN Indonesia Power, masyarakat, pemerintah, dan TNI menangani eceng gondok di Waduk Saguling untuk menjaga kelestarian PLTA dan lingkungan.

Upaya Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Eceng Gondok di Waduk Saguling

Eceng gondok yang masih menutupi sebagian area Waduk Saguling tetap menjadi tantangan serius bagi kelangsungan operasional PLTA Saguling, salah satu pembangkit energi baru terbarukan vital di Jawa Barat. Pertumbuhan tanaman air ini tidak hanya mengganggu aliran air sebagai energi primer pembangkitan listrik, tetapi juga berpotensi mengurangi volume waduk jika tidak ditangani secara berkelanjutan.

Latar Belakang Masalah Eceng Gondok di Waduk Saguling

Pertumbuhan masif eceng gondok di Waduk Saguling dipicu oleh penurunan kualitas air yang tidak terlepas dari aktivitas di wilayah hulu Sungai Citarum, terutama pembuangan limbah ke aliran sungai yang bermuara ke waduk. Kondisi ini membuat lingkungan perairan ideal bagi pertumbuhan tanaman invasif ini. Sebagai objek vital nasional dikelola oleh PLN Indonesia Power, PLTA Saguling sangat bergantung pada kondisi waduk yang optimal untuk memastikan pasokan listrik nasional yang andal.

Upaya Penanganan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Saguling, Doni Bakar menegaskan bahwa penanganan eceng gondok bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan lintas sektor. Dalam pernyataannya pada Sabtu (18/4/2026), ia menjelaskan:

'Waduk Saguling merupakan energi primer bagi PLTA, sehingga keberlanjutannya sangat bergantung pada kondisi perairan yang bersih dan terjaga.'

Pihaknya telah melakukan berbagai upaya rutin, mulai dari pembersihan harian, pemanfaatan teknologi modern, hingga penguatan kerjasama dengan beragam pemangku kepentingan. Beberapa mitra dan lembaga yang terlibat dalam kolaborasi lintas sektor ini antara lain Perum Jasa Tirta II (PJT II), program Citarum Harum, pemerintah daerah, masyarakat sekitar, dan TNI.

Doni juga menambahkan bahwa PLN telah mendorong pemanfaatan eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi, seperti:

Ia menekankan bahwa penanganan menyeluruh membutuhkan perubahan perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah di Sungai Citarum, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kelestarian lingkungan dan pasokan listrik.

Peran Beragam Pihak dalam Penanganan Eceng Gondok

Selain PLN, peran masyarakat dan lembaga lain juga sangat krusial dalam upaya ini. Ketua Bening Saguling Foundation, Indra, menyatakan bahwa pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan eceng gondok.

'Kami terus mendorong pendekatan berbasis masyarakat, tidak hanya melalui aksi pembersihan, tetapi juga pemanfaatan eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi. Ini menjadi solusi alternatif yang tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi warga.'

Sementara itu, Komandan Kodim 0609 Cimahi, Letkol Inf Ratno, S.H., M.I.P., menegaskan komitmen TNI dalam mendukung upaya penanganan eceng gondok.

'Kami bersama jajaran siap mendukung kegiatan pembersihan sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan dan keberlangsungan infrastruktur vital. Sinergi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persoalan eceng gondok di Waduk Saguling.'

Hasil dan Progres Penanganan Eceng Gondok

Hingga saat ini, upaya penanganan eceng gondok di Waduk Saguling telah menunjukkan progres yang signifikan. Selama satu tahun terakhir, sekitar 8,5 hektare eceng gondok di area waduk telah berhasil dibersihkan. Pembersihan dilakukan rutin setiap hari oleh tim khusus, dengan dukungan alat berat berupa ekskavator, serta bantuan personel Kodim 0609 Cimahi dan Satgas Citarum Harum yang menggunakan berbagai peralatan pendukung.

Tanggung Jawab Bersama untuk Kelestarian Waduk Saguling

Doni Bakar menegaskan bahwa upaya penanganan eceng gondok adalah bentuk komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan energi bersih dan kelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan kondisi Waduk Saguling dapat terus terjaga sehingga PLTA Saguling dapat beroperasi secara optimal, mendukung kebutuhan listrik nasional, dan menerangi Nusantara secara berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa PLN Indonesia Power PLTA Saguling terus menginisiasi dan mengoordinasikan berbagai langkah penanganan, mulai dari edukasi masyarakat, penguatan kolaborasi lintas sektor, hingga pelaksanaan pembersihan rutin, untuk memastikan keandalan pembangkit dan kelestarian waduk.