Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Umuh Muchtar Terima Pin Emas dari Bobotoh Arya Putra Perdana, Simbol Apresiasi Perjalanan 25 Tahun di Persib Bandung

Bandung · Oleh ·

Umuh Muchtar terima pin emas 12 gram dari Bobotoh Arya Putra Perdana sebagai bentuk apresiasi perjalanan 25 tahunnya di Persib Bandung. Pin berbentuk logo dengan lima bintang.

Umuh Muchtar Terima Pin Emas dari Bobotoh Arya Putra Perdana, Simbol Apresiasi Perjalanan 25 Tahun di Persib Bandung

Umuh Muchtar mendapat pin emas dari Bobotoh Arya Putra Perdana sebagai bentuk apresiasi perjalanan panjangnya di Persib Bandung. Pin tersebut berbentuk logo Persib dengan lima bintang.

Pin itu dibuat dari emas seberat sekitar 12 gram dengan kadar sekitar 60 persen. Lima bintang pada pin itu sengaja dibuat untuk merepresentasikan lima gelar juara Persib Bandung.

Arya berharap, jika Persib Bandung meraih gelar lagi, ia akan membuat pin baru dengan jumlah bintang yang disesuaikan.

Baca Juga: TPS Ciwastra Bandung Olah 5 Ton Sampah per Jam dengan Oli Bekas dan Panas Uap

"Kalau misalkan Persib menang lagi, enam bintang, kita bikin lagi enam bintang," kata Arya.

Arya menyebut motivasinya memberikan pin itu adalah kecintaannya terhadap Umuh Muchtar dan dedikasinya terhadap Persib Bandung. Ia mengaku terinspirasi dari cerita perjalanan Umuh dari seorang penonton hingga menjadi manajer Persib.

"Saya terinspirasi dari kecintaan saya kepada Pak Haji Umuh," kata Arya. "Jadi pada dasarnya saya memberikan itu karena fans saja sebenarnya dengan kiprah beliau terhadap Persib."

Baca Juga: Gadis 12 Tahun Dilaporkan Hilang Usai Pamit Jajan di Hegarmanah Bandung

Arya menyebut pemberian pin itu spontan dan tidak direncanakan. Pin emas itu adalah pin pertama yang pernah dibuatkan Arya untuk diberikan kepada seseorang.

Umuh Muchtar terlibat di Persib Bandung sejak 2000. Ia menyebut pada 2000 hingga 2008, dirinya menggunakan uang pribadi untuk kebutuhan Persib Bandung sebelum kemudian diganti melalui dana APBD.

"Tahun 2000 sampai 2008 itu uang saya," kata Umuh. "APBD sebelum keluar, delapan tahun itu uang saya."

Memasuki 2009, dukungan pemerintah untuk klub tidak tersedia lagi. Umuh kembali menggunakan uang pribadinya untuk membantu Persib Bandung mendaftarkan diri ke PSSI.

"Tinggal empat hari lagi harus daftar ke PSSI. Itu murni uang saya 100 persen. Saya modal nekat," katanya.

Umuh juga mendapat dukungan dari Zainuri Hasyim, mantan Pangdam III/Siliwangi, selama perjalanan tersebut. Ia menyebut motivasinya semata-mata kecintaan terhadap Persib Bandung.

Umuh Muchtar menyebut pin dari Arya menjadi pin emas Persib pertama yang pernah diterimanya. Ia mengaku tidak menyangka ada seorang Bobotoh yang memberikan perhatian atas perjalanannya bersama Persib.

"Saya juga pertama mendapat pin Persib dari emas ini," kata Umuh. "Bukan masalah nilai atau besarnya, tapi sangat berharga dan sangat terharu saya."

Umuh memastikan pin itu akan terus dipakainya dalam setiap perjalanan mendampingi Persib Bandung.

"Dipakai terus sama saya. Ke mana pun juga nanti saya pasti ini selalu kenangan," ucap dia.

Ketua DPRD Jawa Barat Buki Wibawa menyaksikan langsung pemberian pin itu. Ia menilai momen tersebut menunjukkan bagaimana seorang anak muda dapat menghargai proses panjang seseorang mengurusi klub bola.

"Saya beruntung bisa menyaksikan sebab peristiwa yang sangat menginspirasi," kata Buki. "Pak Umuh itu wajar diidolakan, menjadi role model untuk anak-anak muda karena memang menginspirasi."

Buki juga mengapresiasi Arya yang memilih memberikan penghargaan secara personal. Menurut dia, pengakuan terhadap sebuah perjalanan tidak selalu harus datang dari institusi, tetapi juga bisa tumbuh dari masyarakat.