Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Trauma Healing mulai Digelar untuk Anak-Anak Korban Tanah Longsor di Cisarua

KBB · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polda Jawa Barat menggelar trauma healing untuk korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, fokus pada pemulihan psikologis anak, lansia, dan perempuan melalui pendekatan psikososial serta kolaborasi antar instansi.

Trauma Healing mulai Digelar untuk Anak-Anak Korban Tanah Longsor di Cisarua

Trauma Healing Sebagai Bagian Penting Penanganan Pascabencana Longsor Cisarua

Musibah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat tidak hanya meninggalkan dampak fisik seperti kerusakan properti dan hilangnya nyawa, tetapi juga trauma psikologis yang mendalam bagi warga terdampak. Menyadari hal ini, Polda Jawa Barat mengerahkan Tim Psikologi SDM untuk melakukan kegiatan trauma healing yang bertujuan membantu korban memulihkan kondisi mental dan emosional.

Tujuan Utama Kegiatan Trauma Healing: Pulihkan Rasa Aman Kelompok Rentan

Kegiatan trauma healing ini secara khusus ditujukan untuk anak-anak, perempuan, dan lansia—kelompok yang paling rentan mengalami dampak psikologis setelah bencana. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan:

"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penanganan pascabencana yang dilakukan Polda Jabar guna membantu pemulihan kondisi psikologis para korban, khususnya anak-anak, perempuan, dan lansia. Mereka mengalami tekanan serta trauma akibat peristiwa bencana alam tersebut."

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membantu korban kembali merasa aman, nyaman, dan ceria setelah mengalami kejadian yang menakutkan. Bagi anak-anak, trauma bencana dapat memengaruhi perkembangan emosional dan sosial mereka jika tidak ditangani dengan tepat, sedangkan lansia dan perempuan seringkali mengalami kecemasan yang berkelanjutan akibat kehilangan tempat tinggal atau orang terdekat.

Pendekatan Psikososial yang Dilakukan Tim Psikologi Polda Jabar

Tim Psikologi SDM Polda Jabar menggunakan berbagai pendekatan psikososial untuk mencapai tujuan pemulihan:

Tim juga berupaya menciptakan suasana aman dan nyaman di lokasi pengungsian, sehingga korban dapat merasa nyaman untuk berbagi pengalaman dan mulai proses pemulihan.

Kolaborasi Antar Instansi dalam Penanganan Lengkap Pascabencana

Kegiatan trauma healing ini tidak dilakukan secara sendirian, tetapi merupakan bagian dari upaya penanganan pascabencana yang kolaboratif antara berbagai instansi:

Kolaborasi ini memastikan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya fokus pada pencarian dan evakuasi korban, tetapi juga pada pemulihan fisik dan psikologis yang komprehensif.

Dampak Jangka Pendek dan Panjang dari Trauma Healing Bagi Korban

Dalam jangka pendek, kegiatan trauma healing membantu mengurangi rasa cemas, takut, dan stres yang dialami oleh korban. Bagi anak-anak, aktivitas interaktif membantu mereka kembali bermain dan berinteraksi dengan teman-teman mereka tanpa rasa takut.

Dalam jangka panjang, trauma healing membantu korban membangun kembali rasa percaya diri dan optimisme, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan normal secepat mungkin. Tanpa penanganan psikologis yang tepat, korban dapat mengalami masalah mental yang berkelanjutan seperti depresi atau gangguan kecemasan yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka.

Dengan adanya kegiatan trauma healing ini, Polda Jabar menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya tentang menyelamatkan nyawa, tetapi juga tentang membantu korban pulih secara keseluruhan—baik fisik maupun psikologis.