Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tim SAR Temukan Jasad Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Bandung Tewas

KBB · Oleh Nayla Putri ·

Tim SAR gabungan Basarnas Bandung menemukan jasad Johan (56), korban hanyut di Sungai Cikapundung Bandung, setelah pencarian selama tiga hari di kawasan Kabupaten Bandung Barat.

Tim SAR Temukan Jasad Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Bandung Tewas

Latar Belakang Kejadian

Pada hari Kamis (14/5) sore, Johan (56) melaporkan diri hilang setelah hanyut di Sungai Cikapundung, Kota Bandung, saat sedang membersihkan peralatan bangunan di tepi aliran sungai. Kejadian ini memicu respon cepat dari Tim SAR gabungan Basarnas Bandung yang langsung menggelar operasi pencarian untuk menemukan korban.

Operasi Pencarian Intensif

Selama tiga hari, Tim SAR gabungan melakukan pencarian menyeluruh di sepanjang Sungai Cikapundung dan area sekitarnya. Operasi dibagi menjadi beberapa tim untuk menutupi area pencarian yang luas, termasuk penyisiran di bantaran sungai dan penggunaan perahu karet untuk meneliti bagian aliran sungai yang sulit dijangkau oleh darat.

Komandan Tim SAR gabungan Basarnas Bandung Ikhwan menjelaskan bahwa tim menerima informasi penting pada hari ketiga pencarian, yaitu penemuan jasad di kawasan Jembatan BBS, Kabupaten Bandung Barat, oleh tim SAR yang berjaga di lokasi. Setelah menerima laporan, tim SAR dari Baleendah, Kabupaten Bandung, segera berangkat ke lokasi untuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan memastikan proses identifikasi jasad berjalan lancar.

Proses Identifikasi Jasad Korban

Setelah tiba di lokasi penemuan, tim Forensik Identifikasi (Inafis) Polres Cimahi melakukan pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi jasad. Identitas korban dipastikan melalui perbandingan ciri fisik yang dideskripsikan keluarga korban, termasuk kondisi gigi yang menjadi ciri khas unik, serta data digital yang tersedia.

Setelah identifikasi selesai, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk pemeriksaan lanjutan guna mengkonfirmasi penyebab kematian dan mengumpulkan data forensik yang dibutuhkan. Ikhwan juga menambahkan bahwa jasad terbawa hingga wilayah Jembatan BBS karena aliran Sungai Cikapundung yang terhubung langsung dengan Sungai Citarum, yang memiliki arus lebih deras di beberapa titik sepanjang perjalanannya.

Imbauan Keamanan untuk Masyarakat

Dalam kesempatan ini, Ikhwan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama selama musim hujan ketika curah hujan tinggi di wilayah hulu. Aktivitas seperti membersihkan peralatan, memancing, atau berenang di sungai harus dilakukan dengan hati-hati dan disertai perlengkapan keselamatan yang memadai, seperti life jacket atau tali pengaman.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika beraktivitas di area perairan. Jangan lalai meskipun Anda terbiasa dengan lingkungan sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung atau arus sungai terasa kuat," ujar Ikhwan. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat yang menemukan seseorang hilang di sungai harus segera melaporkan ke pihak berwenang untuk memicu operasi pencarian yang cepat dan efektif.