Tim SAR hari ini fokus cari korban Cisarua di sektor A di tengah cuaca buruk
Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian korban longsor di Pasirlangu, Bandung Barat pada hari keenam, menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Hingga Rabu, 53 jenazah telah ditemukan dengan 41 di antaranya teridentifikasi.

Update Hari Keenam Operasi SAR Longsor Pasirlangu Bandung Barat
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan untuk korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari keenam pada Kamis (29/1). Meskipun menghadapi berbagai hambatan, tim tetap konsisten melanjutkan upaya pencarian dengan fokus pada sektor A1, A2, dan B2 yang dianggap memiliki potensi tinggi keberadaan korban tertimbun.
Tantangan Utama: Cuaca Ekstrem yang Mengganggu Pencarian
Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo N, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi hambatan utama dalam operasi pencarian hari ini. “Kita melanjutkan pencarian hari keenam seperti hari sebelumnya. Tantangan utama masih kondisi cuaca, sempat cerah sebentar, lalu kembali gelap dan hujan,” ujarnya dalam keterangan di Bandung.
Selain hujan yang terus menerus, kabut tebal juga mengurangi visibilitas di lokasi terdampak, sehingga memperlambat proses pencarian manual dan penggunaan alat berat. Bahkan, upaya pencarian pada hari sebelumnya (Rabu, 28/1) tidak dapat berjalan maksimal akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Strategi SAR Mengatasi Hambatan Cuaca
Untuk mengatasi hambatan cuaca, tim SAR gabungan menerapkan beberapa strategi:
- Pencarian manual yang terkoordinasi dengan tim yang bergantian agar personel tidak kelelahan akibat cuaca buruk
- Penggunaan anjing pelacak K-9 untuk mendeteksi keberadaan korban di area yang sulit dijangkau oleh alat berat atau tim manual
- Penggunaan alat berat sebanyak 17 unit yang dioperasikan dengan hati-hati untuk menghindari risiko longsor susulan
“Kami juga terus mengupayakan penambahan alat berat berkapasitas besar guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak,” tambah Yudhi.
Progress Pencarian dan Evakuasi Sampai Saat Ini
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa hingga Rabu (28/1) pukul 22.00 WIB, tim telah berhasil menemukan sebanyak 53 kantung jenazah yang kemudian diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Dari jumlah tersebut, 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi dengan jelas.
Meskipun progress ini merupakan hasil yang signifikan, tim SAR masih tidak menyerah untuk mencari korban yang belum ditemukan, mengingat masih ada kemungkinan ada korban yang tertimbun di area lain yang belum terjangkau.
Langkah Selanjutnya untuk Mempercepat Operasi
Untuk mempercepat operasi pencarian, pihak SAR berencana menambahkan lebih banyak alat berat berkapasitas besar dan meningkatkan jumlah personel yang terlibat. Selain itu, tim juga akan terus memantau kondisi cuaca secara real-time untuk menentukan waktu terbaik untuk melakukan operasi pencarian dengan risiko terendah.
Tim juga berharap bahwa kondisi cuaca akan membaik pada hari-hari mendatang, sehingga operasi pencarian dapat berjalan lebih maksimal dan korban yang tersisa dapat ditemukan secepat mungkin.