Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tersangka Penganiayaaan di Majalaya Ditangkap, Ini Kronologi Lengkap dari Hilang hingga Ditemukan

Jabar · Oleh · · Diperbarui 6 Agustus 2026

Tersangka penganiayaaan YTR di Bandung ditangkap di Majalaya setelah hampir 3 tahun menghilang. Korban ditemukan dengan luka parah di RSHS.

Tersangka Penganiayaaan di Majalaya Ditangkap, Ini Kronologi Lengkap dari Hilang hingga Ditemukan

Kronologi Lengkap Penangkapan Tersangka Penganiayaan di Majalaya

Kasus penganiayaan brutal yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR di Bandung akhirnya terungkap secara utuh. Tersangka bernama Taufik Hidayat berhasil ditangkap di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, setelah menjadi buronan selama beberapa waktu.

Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena kondisi korban yang mengenaskan. YTR ditemukan dalam keadaan luka berat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, nachdem zuvor hampir tiga tahun hilang kontak dengan keluarganya.

Baca Juga: Museum Prabu Siliwangi Pamerkan 368 Keramik Kuno dari Delapan Abad Perdagangan Nusantara


Awal Mula Kasus: Pertemuan di Konser Musik

Berdasarkan informasi yang dihimpun, YTR pertama kali mengenal Taufik Hidayat pada tahun 2023 dalam sebuah acara konser musik di kawasan Tritan Point, Kota Bandung. Keduanya kemudian menjalin hubungan asmara.

Baca Juga: Polres Kuningan Salurkan 24.000 Liter Air Bersih untuk 2 Hari ke Warga Terdampak Kemarau di Garawangi

Sang pelaku bahkan pernah diperkenalkan kepada keluarga korban dan datang ke rumah keluarga YTR di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Namun setelah pertemuan tersebut, komunikasi YTR dengan keluarganya perlahan terputus.

"Pernah dibawa ke sini sama teteh. Saat itu ada saya dan mamah. Setelah itu tidak pernah ke sini lagi dan langsung lost contact," tutur Syahrul Ulum, adik korban.

Selama hampir tiga tahun, keluarga tidak mengetahui keberadaan korban maupun aktivitas yang dijalaninya. Keluarga sempat mendengar kabar bahwa korban bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung, namun informasi tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.


Penemuan Korban: Ditemukan dengan Luka Parah di RSHS

Kasus dugaan penculikan, penyekapan, dan penganiayaan ini baru terungkap ketika YTR ditemukan di RSHS Bandung. Awalnya, orang tua korban mendapat telepon yang mengabarkan bahwa YTR dirawat akibat kecelakaan motor.

Sesampainya di rumah sakit, keluarga mendapati kondisi YTR dalam keadaan luka berat. Perempuan tersebut telah kehilangan penglihatan dan mengalami berbagai luka serius di tubuhnya.

Tim forensik menemukan beberapa luka di tubuh korban yang diduga akibat sundutan rokok. Selain kebutaan, korban juga mengalami kerontokan enam gigi bagian depan dan bibir sumbing. Kondisi ini menunjukkan tindak kekerasan yang berlangsung dalam waktu lama.

"Korban sudah menjalani operasi pada bagian kepala dan masih dalam proses pemulihan," jelas Syahrul Ulum.


Proses Pelacakan: Cara Polisi Memecahkan Kasus

Kapolda Jawa Barat, Erwin Setiana, menjelaskan bagaimana jajarannya berhasil melacak keberadaan pelaku. Saat itu, Taufik berpindah-pindah tempat untuk menghindari pengejaran polisi. Aparat sempat mengalami kebingungan dalam mencari tersangka yang sangat hati-hati ini.

Polisi kemudian melacak pergerakan Taufik melalui transaksi yang dilakukan di beberapa titik, termasuk di wilayah Majalaya. Petunjuk transaksi di kawasan tersebut menjadi kunci penting dalam keberhasilan pengejaran.

"Berdasarkan pengakuan, rumah di Griya Pesona itu rumah kerabatnya. Dia meyakini bahwa itu tempat yang aman untuk bersembunyi," terang Erwin dalam konferensi pers.

Tersangka ternyata sempat melarikan diri hingga ke Tangerang. Namun merasa tidak aman di sana, dia kemudian kembali ke Jawa Barat. Tidak ada pihak yang membantunya dalam pelarian tersebut karena Taufik bepergian seorang diri.


Penangkapan di Majalaya

Setelah mengetahui ada transaksi di Majalaya, petugas langsung bergerak ke wilayah tersebut dan melakukan penyisiran di sekitar perumahan. Memulai pencarian dari sore hari, akhirnya tersangka berhasil diamankan pada malam hari.

Di wilayah Majalaya, Taufik bersembunyi di rumah kerabatnya yang bernama Griya Pesona. Dia merasa aman karena ada orang yang dikenal di lokasi tersebut.


Reaksi Pemerintah dan Keluarga Korban

Gubernur Jawa Barat memberikan apresiasi terhadap keberhasilan aparat dalam menangkap pelaku. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang terlibat dalam pengejaran ini.

"Semoga saudara Taufik Hidayat mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang melanggar batas-batas kemanusiaan," harap Gubernur.

Kini YTR masih menjalani perawatan medis di RSHS Bandung. Kondisi korban sudah mulai membaik meskipun masih harus beristirahat dengan pembatasan kunjungan untuk mempercepat proses pemulihan.