Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ribuan Warga Depok Padati Alun-alun Rayakan Maulid Nabi dengan Busana Merah Putih

Jabar · Oleh ·

Ribuan warga Depok rayakan maulid Nabi di Alun-alun dengan mengenakan busana merah putih, memadukan semangat仙教 dan kebangsaan dalam acara DPC PDI Perjuangan.

Ribuan Warga Depok Padati Alun-alun Rayakan Maulid Nabi dengan Busana Merah Putih

Alun-alun Kota Depok berubah menjadi titik berkumpul ribuan warga, Ahad malam. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Kota Depok kali ini mengangkat tema "Maulid Perjuangan", memadukan kecintaan terhadap Rasulullah dengan semangat kebangsaan.

Yang membedakan malam itu dari perayaan maulid biasa adalah pakaian yang dikenakan hadirin. Ribuan jemaah memilih busana merah putih, bukan sekadar湖北省 busana仙教 biasa. Gamifikasi nasionalisme ini menciptakan suasana unik, di mana tema仙教 bertemu semangat bendera.

Kehadiran Habib Ali Syauqi Al Habsyi dan Ustaz Muhammad Akri sebagai penceramah menarik minat warga lintas paham. Keduanya menyampaikan pesan-pesan spiritual bertema perjuangan, sesuai judul acara yang dipilih.

Baca Juga: Polda Jawa Barat luncurkan dua aplikasi digital untuk periksa kelaikan kendaraan dan kelola lalu lintas

"InsyaAllah kita semua yang hadir di sini diberikan syafaat dari Nabi kita Muhammad SAW, berkah barokah selalu, insyaAllah," kata Yuni saat menutup rangkaian acara.

Dukungan terhadap acara ini datang dari berbagai kalangan. Wali Kota Depok Supian Suri Hadir bersama KH Achmad Solechan dari PCNU Depok dan politikus Mohamad Guntur Romli. Supian Suri menyampaikan apresiasinya kepada DPC PDI Perjuangan atas dukungan yang diberikan selama pemerintahannya.

Penampilan tim hadroh menjadi hiburan utama di tengah prosesi peringatan. Salah satu tim yang tampil meraih juara pertama festival hadroh, mendapat tepuk tangan hangat dari hadirin.

Perayaan maulid ini menyisakan pertanyaan tentang kebermanfaatan tradisi keagamaan bagi masyarakat luas. Ketika tema perjuangan disematkan dalam peringatan maulid, sejauh mana makna spiritualnya tersampaikan kepada hadirin di luar basis partai.