Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Terbaru! Strategi Lembang Atasi Parkir Liar Jelang Nataru 2024

KBB · Oleh Dimas Kurniawan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Lembang siaga Nataru 2024! Bupati Jeje Ismail tegaskan sikat parkir liar & pungutan "getok" yang meresahkan wisatawan. Siap liburan aman & nyaman di Lembang!

Terbaru! Strategi Lembang Atasi Parkir Liar Jelang Nataru 2024

Penertiban Parkir Liar Jelang Libur Nataru di Lembang: Bupati Tegaskan Tindakan Hukum

LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT — Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung signifikan. Peningkatan jumlah wisatawan ini berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas dan masalah parkir, termasuk praktik tarif getok dan pungutan liar yang merugikan masyarakat.

Beberapa waktu lalu, laporan mengenai praktik parkir dengan harga yang tidak wajar telah muncul, mengindikasikan adanya pihak-pihak yang mengambil keuntungan pribadi dari ramainya kunjungan wisatawan.

Komitmen Pemerintah Daerah Atasi Pungli Parkir

Menyikapi fenomena ini, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran. "Kami tidak akan mentoleransi tindakan yang merugikan masyarakat, terutama di kawasan wisata, dan akan berkomunikasi dengan kepolisian. Segala bentuk tindakan yang merugikan masyarakat harus ditindak tegas, demi menjaga kenyamanan dan citra pariwisata kita," ujarnya pada Rabu (24/12).

Koordinasi lintas instansi telah dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi dan mencegah praktik getok harga parkir. Upaya ini penting untuk melindungi wisatawan dan reputasi pariwisata Bandung Barat yang selama ini dikenal ramah dan menarik.

"Pengawasan akan difokuskan pada area yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan tinggi, termasuk Lembang, yang merupakan destinasi favorit wisatawan," tambah Bupati Jeje.

Prioritas Perlindungan Konsumen dan Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menekankan bahwa momentum libur panjang tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi dengan mengorbankan kepentingan publik. "Di Bandung Barat, tidak boleh ada yang mencari keuntungan pribadi tetapi justru merugikan masyarakat luas, terutama para wisatawan," tegasnya.

Langkah-langkah preventif dan represif akan diterapkan untuk memastikan wisatawan dapat menikmati liburan dengan tenang dan nyaman, tanpa khawatir akan praktik parkir ilegal atau pemerasan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman berwisata yang positif dan berkelanjutan di Lembang.

MI