Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Teater 'Makan Malam' Suguhkan Drama Ketegangan Keluarga di Buleud Art Gallery

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Siswa SMKN 3 Tasikmalaya pENTASKAN teater Makan Malam di Buleud Art Gallery. Lakon perjamuan ulang tahun ke-80 seorang ibu dengan keempat anaknya penuh ketegangan keluarga.

Teater 'Makan Malam' Suguhkan Drama Ketegangan Keluarga di Buleud Art Gallery

Pementasan Teater Siswa SMKN 3 Tasikmalaya Manjakan Penonton

Geliat seni pertunjukan di Kota Tasikmalaya semakin berwarna dengan hadirnya pementasan teater yang dibawakan oleh siswa-siswi SMKN 3 Tasikmalaya. Kali ini, mereka mempresentasikan sebuah lakon bertajuk Makan Malam yang dipentaskan di Buleud Art Gallery, Senin (27/7/2026).

Pementasan yang mendapat perhatian serius dari kalangan lover seni ini sukses menarik minat penonton untuk menyaksikan bagaimana seorang ibu dan keempat anaknya menghadapi berbagai dinamika kehidupan dalam sebuah perjamuan ulang tahun.

Sinopsis: Perjamuan Ulang Tahun ke-80 yang Penuh Cerita

Lakon Makan Malam membuka tabir kehidupan seorang ibu yang tengah merayakan ulang tahunnya ke-80. Dalam momen tersebut, ia hadir bersama keempat anaknya yang masing-masing membawa persoalan hidup tersendiri.

Momen makan malam yang seharusnya menjadi perayaan penuh kebahagiaan justru berubah menjadi panggung ketegangan.Setiap anggota keluarga membicarakan berbagai hal yang selama ini tersimpan rapat, menciptakan atmosfer yang penuh emosi dan drama.

"Meja makan tua menjadi saksi bisu bagaimana sebuah keluarga menghadapi kenyataan hidup yang tidak selalu mudah."

Cerita ini menggambarkan bahwa di balik meja makan yang sederhana, tersimpan beragam rahasia dan konflik yang menunggu untuk terungkap.

Wit Jabo Satukan Visi dengan Naskah Aziz Azhtar

Pementasan ini disutradarai oleh Wit Jabo, yang menggawangi panggung dengan visi artistik yang kuat. Ia menangani lakon Makan Malam berdasarkan naskah karya Aziz Azhtar, yang telah menyusun cerita dengan apik tentang dinamika keluarga.

Kolaborasi antara sutradara dan penulis naskah ini menghasilkan sebuah pementasan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan ruang bagi penonton untuk merenungkan hubungan dalam keluarga.

Antusiasme Siswa SMKN 3 Tasikmalaya dalam Berakting

Yang menarik dari pementasan ini adalah kehadiran para pemeran muda dari SMKN 3 Tasikmalaya. Para siswa ini menunjukkan kemampuan akting yang mengesankan, menghidupkan karakter-karakter dalam lakon dengan penuh dedikasi.

Berikut beberapa poin penting dari keterlibatan siswa:

Buleud Art Gallery: Wadah Kreativitas Seniman Muda

Lokasi pementasan di Buleud Art Gallery semakin melengkapi kesan artistik dari pertunjukan ini. Gallery yang dikenal sebagai wadah kreativitas seniman muda Tasikmalaya ini menyediakan ruang yang tepat untuk berbagai ekspresi seni, termasuk teater.

Keberadaan gallery ini menunjukkan bahwa Kota Tasikmalaya memiliki infrastruktur pendukung yang baik untuk berkembangnya seni pertunjukan. Hal ini menjadi angin segar bagi para pegiat seni di wilayah Priangan Timur.

Makna di Balik Lakon Makan Malam

Lakon Makan Malam membawa pesan mendalam tentang:

Pementasan ini membuktikan bahwa seni teater memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang kehidupan dengan cara yang menyentuh dan bermakna.

Dukungan untuk Geliat Seni Lokal

Keberhasilan pementasan ini menjadi motivasi tersendiri bagi para penggiat seni di Tasikmalaya. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan seperti SMKN 3 Tasikmalaya, diharapkan dapat lahir更多 talenta muda yang berpotensi di bidang seni pertunjukan.

Momen seperti ini juga memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai salah satu kota dengan potensi seni yang besar di Jawa Barat.