Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Sinergi Polda Jabar dan PTPN Kembangkan Jagung dan Uwi Ungu untuk Ketahanan Pangan

KBB · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polda Jawa Barat melaksanakan penanaman jagung serentak dan budidaya uwi ungu di Cikalong Wetan, Bandung Barat, bersama PTPN 1 Regional 2 untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Sinergi Polda Jabar dan PTPN Kembangkan Jagung dan Uwi Ungu untuk Ketahanan Pangan

Polda Jabar Laksanakan Penanaman Jagung dan Uwi Ungu di Bandung Barat

Kegiatan penanaman jagung serentak dan pengembangan budidaya uwi ungu dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat pada Selasa, 3 Februari 2026, di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jabar untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang digagas oleh pemerintah pusat. Kerjasama untuk kegiatan ini dibangun dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2 yang menyediakan lahan produktif untuk proses penanaman.

Skema Kerjasama dan Luas Lahan yang Digunakan

Dalam kerjasama ini, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2 telah menyiapkan lahan seluas 400 hektare yang telah melalui survei dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Polda Jabar. Saat ini, 110,2 hektare dari lahan tersebut telah digunakan untuk penanaman jagung, sementara sisanya akan dimanfaatkan secara bertahap sesuai dengan kesiapan lahan dan jadwal tanam yang telah ditentukan.

Peran Personel Polda dalam Kegiatan

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Fadly Samad, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman ini melibatkan personel Polda Jabar yang dikoordinasikan oleh Biro SDM. Para personel terlibat langsung mulai dari tahap persiapan lahan hingga proses penanaman. Selain fokus pada hasil panen, kegiatan ini juga dijadikan sebagai sarana pembelajaran dan penguatan kapasitas sumber daya manusia Polri.

"Penanaman jagung serentak ini merupakan wujud nyata komitmen Polda Jawa Barat dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif," ujar Fadly Samad saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan bahwa personel Polri akan dibekali dengan keterampilan tambahan di bidang pertanian sebagai bagian dari upaya untuk membuat Polri lebih presisi dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pengembangan Uwi Ungu sebagai Komoditas Alternatif

Selain penanaman jagung, Polda Jabar juga mengembangkan komoditas pangan alternatif berupa uwi ungu seluas 1,5 hektare di lokasi yang sama. Sebanyak 2.000 bibit uwi ungu disiapkan untuk kegiatan ini, yang saat ini masih dalam tahap pengeringan sebelum ditanam. Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko menjelaskan bahwa persiapan lahan untuk uwi ungu telah mencapai tahap lanjut, dengan 105 baris bedengan telah dibuat dan sekitar 1.600 ajir atau turus sebagai penyangga tanaman telah terpasang dari total kebutuhan 3.000 ajir.

"Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga pemasangan ajir, dilakukan sesuai standar agar pertumbuhan tanaman optimal dan hasilnya maksimal," kata Condro.

Peran Bakomsus dalam Pengelolaan Lahan

Peran Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) menjadi kunci utama dalam kelancaran kegiatan pertanian ini. Para Bakomsus dilibatkan secara aktif mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman. Fadly Samad menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar Bakomsus memiliki pengalaman dan tanggung jawab langsung dalam pengelolaan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Harapan dan Dampak Program

Kedua pejabat Polda Jabar berharap bahwa program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan nasional, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi percontohan untuk pengembangan komoditas pangan alternatif di wilayah lain di Jawa Barat. Fadly Samad menambahkan bahwa apresiasi disampaikan kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2 yang telah menyediakan lahan untuk kegiatan ini, serta kepada seluruh personel yang telah terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan penanaman.