Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Raffi Ahmad Tegaskan Solidaritas Nasional dan Dukungan Pasca-Bencana di Bandung Barat

KBB · Oleh Dimas Kurniawan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad menegaskan solidaritas nasional sebagai prioritas penanganan bencana Bandung Barat, dengan ajakan gotong royong satu Indonesia.

Raffi Ahmad Tegaskan Solidaritas Nasional dan Dukungan Pasca-Bencana di Bandung Barat

Raffi Ahmad: Solidaritas Nasional Penanganan Bencana Bandung Barat

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menegaskan kembali pentingnya solidaritas nasional dalam upaya penanganan bencana alam yang melanda Kabupaten Bandung Barat. Pernyataan tersebut disampaikannya usai melakukan tinjauan langsung ke lokasi terdampak pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Apresiasi dan Kebutuhan Mendesak Korban

Raffi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang sejak awal telah memberikan dukungan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta. Ia secara khusus menyebut peran UKP serta kontribusi bantuan logistik dan dana yang telah disalurkan untuk para korban. Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini adalah penyediaan air bersih, khususnya melalui pembangunan sumur bor. Sebab, sejumlah warga yang sudah kembali ke rumah di zona kuning masih mengalami kesulitan mengakses air bersih. Ia menambahkan bahwa dukungan lanjutan untuk pembangunan sumur bor telah dikomunikasikan dan akan didukung kembali guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Nilai Kemanusiaan di Atas Segala Kepentingan

Raffi menekankan bahwa dalam situasi bencana, nilai kemanusiaan harus menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh dibatasi oleh sekat wilayah maupun kepentingan tertentu.

"Dalam kondisi seperti ini, atas nama kemanusiaan, semua harus bersatu. Pemerintah pusat, daerah, masyarakat, hingga swasta yang memiliki rezeki lebih, mari turun bersama. Ini bukan soal aku, kamu, atau mereka, tapi soal kita semua," tegas Raffi.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan berbagai kementerian dan lembaga untuk bergerak cepat dan bersinergi. Sejumlah pejabat pusat, termasuk Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri, serta perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian PUPR, telah turun langsung ke lokasi terdampak.

Langkah Jangka Panjang dan Penguatan Mental Korban

Selain penanganan darurat, perhatian juga diarahkan pada langkah jangka panjang, seperti rehabilitasi lingkungan dan rencana hunian sementara bagi warga terdampak. Raffi menyebut, upaya penghijauan kembali kawasan terdampak bencana menjadi salah satu rekomendasi penting guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Ia juga turut menyoroti pentingnya penguatan mental masyarakat korban bencana. Raffi mengajak semua pihak untuk hadir tidak hanya dengan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan empati.

"Bencana adalah takdir, tidak ada yang bisa menolak. Yang paling utama sekarang adalah menguatkan mental masyarakat dan keluarga korban. Berat memang, tapi kita harus ikhlas dan saling menguatkan," katanya.

Ajakan Gotong Royong Satu Indonesia

Raffi menutup keterangannya dengan ajakan agar semangat gotong royong terus dijaga. Ia mengingatkan bahwa setiap bencana di mana pun di Indonesia adalah tanggung jawab bersama seluruh bangsa.

"Bukan warga Bandung Barat dibantu oleh Bandung Barat saja, tapi oleh satu Indonesia. Setiap ada bencana di Aceh, di Jawa, di mana pun, satu Indonesia harus hadir," pungkasnya.

Pesan yang disampaikan Raffi ini menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Solidaritas nasional yang ditegakkannya diharapkan dapat mempercepat pemulihan korban bencana Bandung Barat dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.