Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Rachmat Gobel Dampingi Wapres Gibran Tinjau Bendungan Strategis Gorontalo

Jabar · Oleh · · Diperbarui 4 Agustus 2026

Rachmat Gobel dampingi Wapres Gibran tinjau Bendungan Bulango Ulu, proyek strategis nasional yang diperjuangkannya sejak awal. Momen simbol kesinambungan pembangunan dari era Jokowi hingga Prabowo.

Rachmat Gobel Dampingi Wapres Gibran Tinjau Bendungan Strategis Gorontalo

Perjalanan Panjang Membangun Fondasi Masa Depan Gorontalo

GORONTALO — Momen bersejarah tercipta ketika Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Jumat (19/6/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel, yang turut mendampingi dan menyaksikan langsung realisasi perjuangan panjangnya selama ini.

Turut hadir dalam peninjauan itu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, serta Bupati Bone Bolango Ismet Mile.

Baca Juga: Dukcapil: 34,7 Juta Penduduk Indonesia Berzodiak Cancer, Terbanyak dari Semua Zodiak

Jejak Perjuangkan Proyek Strategis Nasional

Kehadiran Wapres di lokasi pembangunan bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Bagi Rachmat Gobel, momen ini menjadi pengingat atas perjalanan panjang infrastruktur yang sejak awal diperjuangkannya agar dapat terwujud demi masa depan Gorontalo.

Saat meninjau area bendungan bersama Wapres Gibran, Gobel sempat menunjukkan sebuah titik yang memiliki nilai historis tersendiri. Di lokasi itu, ia mengenang kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang pernah datang langsung meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu.

Baca Juga: FB (19) di Kuningan Diduga Bunuh dan Buang Bayinya Karena Takut Aib Kehamilan

"Di titik ini, Pak Jokowi pernah berdiri saat meninjau perkembangan pembangunan bendungan," urai Gobel kepada Wapres Gibran.

Percakapan singkat itu menjadi simbol kesinambungan pembangunan nasional. Bendungan Bulango Ulu merupakan proyek yang mulai mendapat perhatian besar pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan kini berlanjut di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran.

Saat Pandemi Mengancam Proyek

Rachmat Gobel dikenal aktif mengawal kelahiran proyek tersebut sejak tahap perencanaan awal. Berbagai komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar Bendungan Bulango Ulu tetap menjadi prioritas pembangunan nasional.

Namun perjuangan itu semakin berat ketika pandemi COVID-19 melanda dan pemerintah melakukan penyesuaian anggaran secara besar-besaran. Saat itu, proyek Bendungan Bulango Ulu sempat terancam keluar dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Kami terus melakukan berbagai langkah dan komunikasi intensif dengan kementerian terkait agar proyek ini tetap berjalan," kata Gobel.

Bukan Sekadar Bendungan, Melainkan Fondasi

Rachmat Gobel menilai Bendungan Bulango Ulu memiliki nilai strategis yang sangat besar bagi Gorontalo karena mampu menjadi motor penggerak pembangunan dalam jangka panjang.

Pembangunan bendungan tersebut kini telah memasuki fase akhir dan diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur paling vital di wilayah tersebut. Manfaatnya meliputi:

"Bulango Ulu bukan hanya sebuah bendungan. Ini adalah fondasi bagi masa depan Gorontalo. Karena itu, seluruh potensi yang lahir dari keberadaan bendungan ini harus dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutur Gobel.

Harapan untuk Gestão Wilayah Terintegrasi

Gobel menegaskan bahwa Bendungan Bulango Ulu merupakan salah satu karya pembangunan nasional yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Gorontalo.

Untuk itu, seluruh pemerintah daerah diharapkan dapat menyiapkan strategi pemanfaatan kawasan secara terintegrasi, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga pengembangan ekonomi produktif lainnya.

"Bulango Ulu adalah aset besar dan peluang emas bagi Gorontalo. Dengan pengelolaan yang tepat, bendungan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat lintas generasi," harapnya.