PSI Karawang Bagikan 100 Paket Beras di Galuh Mas untuk Warga Sekitar
Sekitar 100 paket beras dibagikan kepada warga di kawasan Galuh Mas Karawang oleh PSI Karawang dan LBH Arya Mandalika sebagai bentuk kepedulian sosial

Sekitar 100 paket beras dibagikan kepada warga di kawasan Galuh Mas, Karawang, Jumat (7/8). Kegiatan ini digagas Rd. M. Ilham Kamil, Ketua DPD PSI Kabupaten Karawang, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Galuh Mas dipilih karena kawasan ini merupakan salah satu permukiman padat di Karawang. Ribuan keluarga tinggal di area ini, dan tidak sedikit di antaranya yang bergantung pada bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
"Berbagi bukan hanya tentang seberapa banyak yang kita berikan, tetapi tentang kepedulian dan keikhlasan untuk hadir bersama masyarakat," kata Ilham Kamil.
Baca Juga: Polres Garut Tangkap 28 Tersangka dari 20 Kasus Narcotics dalam Dua Pek
Rd. Hendra Arya Mandalika, Presiden Direktur LBH Arya Mandalika, turut mendukung kegiatan ini. Dia menekankan bahwa persoalan masyarakat tidak hanya membutuhkan pendekatan hukum dan kebijakan, tetapi juga kehadiran sosial yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
"Masyarakat membutuhkan kehadiran nyata. Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan, sekecil apa pun manfaatnya," kata Hendra.
Pembagian beras dilakukan langsung door to door di permukiman warga. Pendekatan ini dinilai penting untuk memahami kondisi sebenarnya di lapangan, bukan sekadar menyerahkan bantuan tanpa mengetahui кому merugikan.
Baca Juga: Wali Murid Bogor Keluhkan Bayar Rp1 Juta untuk Sumur Bor dan Seragam Tanpa Kuitansi
Kerja sama antara PSI dan LBH Arya Mandalika menunjukkan bahwa solidaritas sosial bisa tumbuh lintaspartai dan lintaslembaga. Ilham Kamil berharap kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan kepedulian yang berkelanjutan di Karawang.
"Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli, berbagi dan membantu sesama," katanya.
Kawasan Galuh Mas sering menjadi lokasi kegiatan sosial berbagai pihak. Pada April lalu, pawai obor juga diselenggarakan di Karawang sebagai bagian dari tradisi masyarakat lokal mempererat kebersamaan. Hal ini menunjukkan tradisi gotong royong yang masih kuat di daerah ini.
Bencana banjir pada awal tahun juga mengajarkan bahwa warga Karawang membutuhkan kepedulian jangka panjang, bukan hanya saat bencana terjadi. Warga yang tinggal di dataran rendah, seperti di sekitar Galuh Mas, sering kali paling rentan terhadap dampak banjir. Programas seperti pembagian beras ini menjadi salah satu bentuk antisipasi sebelum musim hujan tiba.
Bagi warga sekitar, kehadiran bantuan ini cukup berarti. Beras merupakan kebutuhan pokok yang selalu dibutuhkan. Distributions seperti ini, meskipun tidak menyelesaikan masalah ekonomi secara menyeluruh, setidaknya membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan makan mereka beberapa hari ke depan.
Semangat berbagi di Galuh Mas ini diharapkan bisa menyebar ke其他的 kawasan di Karawang. Ketika kepedulian dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak, bantuan sederhana dapat berkembang menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.