Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tirta Asasta Depok Bangun Instalasi Pengolahan Air Berkapasitas 150 Liter per Detik untuk 15.000 Pelanggan

Jabar · Oleh ·

PT Tirta Asasta Depok mengoperasikan IPA Duren Seribu berkapasitas 150 liter per detik untuk melayani 15.000 pelanggan di Bojongsari dan Sawangan.

Tirta Asasta Depok Bangun Instalasi Pengolahan Air Berkapasitas 150 Liter per Detik untuk 15.000 Pelanggan

Pertumbuhan permukiman di kawasan Bojongsari dan Sawangan, Kota Depok, dalam satu dekade terakhir tidak diiringi penambahan infrastruktur air bersih yang memadai. Banyak warga di wilayah barat kota ini mengandalkan air tanah yang kualitasnya terus menurun. PT Tirta Asasta Depok merespons kondisi itu dengan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Duren Seribu.

Instalasi tersebut kini pengolahan air mencapai 150 liter per detik. Kapasitas itu diproyeksikan mampu melayani sekitar 15.000 pelanggan di Bojongsari dan Sawangan.

"Dengan kapasitas 150 liter per detik, Insya Allah kami bisa melayani kurang lebih 15.000 pelanggan di wilayah Sawangan-Bojongsari," kata Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok M. Olik Abdul Holik.

Baca Juga: Dua Pemuda Dirampok Saat Berkendara di Jalan Cimanuk Garut, Pelaku Ancam dengan Senjata Tajam

Pembangunan infrastruktur pengolahan air menjadi salah satu tantangan utama di kawasan metropolitan. Biaya pembangunan instalasi pengolahan skala menengah mencapai miliaran rupiah, sementara jangkauan jaringan distribusi ke permukiman padat menjadi masalah terpisah. Tirta Asasta Depok menyebut pembangunan jaringan distribusi turut berlanjut agar air yang dihasilkan bisa sampai ke pelosok permukiman warga.

Wilayah barat Kota Depok selama ini menjadi salah satu kawasan dengan tingkat pertumbuhan penduduk tertinggi di kota tersebut. Pertumbuhan ini memicu peningkatan kebutuhan dasar, termasuk air bersih. Dengan beroperasinya IPA Duren Seribu, cakupan pelayanan air bersih di wilayah itu diproyeksikan meluas secara signifikan.

Olik menyatakan perusahaan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan sebagai bahan evaluasi. Ia menekankan komitmen untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada seluruh pelanggan.