Polisi Selidiki Mayat di Bekas Wisata Kampung Gajah, Jawa Barat
Polisi Cisarua dan Satreskrim Cimahi selidiki penemuan mayat pelajar di bekas objek wisata Kampung Gajah, Parongpong, Bandung Barat, sambil mengimbau publik tidak berspekulasi.

Latar Belakang Penemuan
Pada malam 13 Februari 2026, sebuah tubuh ditemukan di area bekas objek wisata Kampung Gajah, yang terletak di Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Lokasi tersebut sudah lama ditinggalkan, sehingga kejadian ini menarik perhatian media sosial dan aparat keamanan setempat.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang," ujar Kapolsek Cisarua, Kompol Asep Yadi Yogaswara, S.Ip., M.H.
Kronologi Kejadian
- Sekitar pukul 20.45 WIB, dua saksi yang melakukan streaming langsung di media sosial menemukan bangkai kucing di lokasi.
- Saat melanjutkan penelusuran ke arah barat, mereka menemukan tubuh manusia yang kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan setempat.
- Kejadian tersebut langsung diteruskan ke Polres Cimahi dan Polsek Cisarua untuk penanganan lebih lanjut.
Respons Kepolisian
- Tim Respon Cepat: Kapolsek Cisarua bersama personel polsek, serta Satreskrim Polres Cimahi, langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
- Identifikasi Korban: Korban berinisial Z.A.A., seorang pelajar laki-laki yang masih berusia muda. Identitas lengkap masih dirahasiakan untuk menghormati keluarga.
- Evakuasi Jenazah: Setelah pemeriksaan awal, jenazah dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk otopsi dan analisis forensik lebih mendalam.
- Penyelidikan Lanjutan: Tim Inafis Polres Cimahi terlibat dalam identifikasi dan dokumentasi bukti, sementara Satreskrim melakukan penyelidikan penyebab kematian.
Analisis Dampak Keamanan Lokal
- Meningkatnya Kekhawatiran Warga: Penemuan mayat di area publik yang sudah tidak terpakai menimbulkan rasa tidak aman di kalangan penduduk sekitar.
- Potensi Penurunan Pariwisata: Meskipun Kampung Gajah sudah tidak beroperasi sebagai destinasi wisata, kasus ini dapat mempengaruhi persepsi keamanan wilayah Jawa Barat secara keseluruhan.
- Pentingnya Pengawasan Area Terbengkalai: Kejadian ini menyoroti perlunya penertiban dan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang ditinggalkan, agar tidak menjadi tempat kriminalitas.
Langkah Selanjutnya & Imbauan Kepada Publik
- Pemeriksaan Forensik: Otopsi di RS Sartika Asih diharapkan memberikan keterangan pasti mengenai penyebab kematian, baik karena kekerasan, penyakit, atau faktor lain.
- Pencarian Saksi Tambahan: Polisi membuka jalur pengaduan bagi warga yang mungkin melihat aktivitas mencurigakan di area tersebut sebelum penemuan tubuh.
- Pencegahan Spekulasi: Aparat menekankan agar masyarakat tidak menyebarkan rumor dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Ringkasan Fakta Penting
- Waktu & Tempat: 13 Februari 2026, bekas Wisata Kampung Gajah, Parongpong, Bandung Barat.
- Korban: Pelajar laki-laki, inisial Z.A.A.
- Penanganan: Olah TKP oleh Polsek Cisarua & Satreskrim Polres Cimahi, jenazah dievakuasi ke RS Sartika Asih.
- Status: Penyebab kematian masih diselidiki, polisi mengimbau publik untuk tidak berspekulasi.
Artikel ini disusun berdasarkan laporan resmi kepolisian dan observasi lapangan, dengan tujuan memberikan gambaran jelas serta analisis terhadap implikasi keamanan di wilayah tersebut.