Pengungsi bencana tanah longsor di Cisarua
Bencana tanah longsor melanda Cisarua Kabupaten Bandung Barat Sabtu (24/1/2026) dini hari, menyebabkan 279 jiwa dari 84 Kepala Keluarga mengungsi. Data sementara Taruna Siaga Bencana (Tagana) catat jumlah korban hingga pukul 14.12 WIB.

Update Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat: 279 Jiwa Mengungsi
Pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, bencana tanah longsor melanda kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memaksa puluhan warga untuk mengungsikan diri ke tempat sementara. Berdasarkan data sementara yang dirilis Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung Barat pukul 14.12 WIB, setidaknya 84 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 279 jiwa terdampak dan harus mengungsi dari rumah mereka.
Lokasi Pengungsian Sementara
Saat ini, korban bencana berada di beberapa lokasi pengungsian yang disiapkan oleh pemerintah desa dan tim tanggap bencana. Salah satu lokasi utama adalah Kantor Desa Pasirlangu, di mana warga korban beristirahat sementara hingga kondisi sekitar aman untuk kembali ke rumah.
Data Terkini dan Pemantauan Bencana
Data dari Tagana masih bersifat sementara dan kemungkinan akan diperbarui seiring dengan perkembangan penanganan bencana. Tim tanggap bencana terus memantau kondisi lahan di sekitar kawasan longsor untuk mencegah terjadinya bencana lanjutan, terutama dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca yang bisa memicu longsor tambahan.
Koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat sipil juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, termasuk makanan, air minum, dan tempat berlindung yang layak.
Upaya Penanganan yang Dilakukan
Pihak terkait telah mengambil langkah cepat untuk menangani bencana tanah longsor ini, antara lain:
- Menyiapkan dan mengelola lokasi pengungsian bagi korban
- Melakukan pemantauan rutin kondisi lahan dan cuaca di kawasan terdampak
- Menyalurkan bantuan dasar seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan kepada korban
- Melakukan koordinasi antar instansi untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan bencana
Artikel ini disusun berdasarkan laporan resmi dari ANTARA FOTO yang diabadikan oleh Abdan Syakura.