Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pendaftaran Pascasarjana Unpad Gelombang II 2026/2027 Dibuka, Beasiswa Unpad dan PMDSU Tidak Tersedia

Jabar · Oleh ·

Unpad buka pendaftaran pascasarjana gelombang II 2026/2027. Beasiswa Unpad dan PMDSU tidak tersedia, tapi LPDP dan PDDI masih buka.

Pendaftaran Pascasarjana Unpad Gelombang II 2026/2027 Dibuka, Beasiswa Unpad dan PMDSU Tidak Tersedia

Persaingan masuk pascasarjana makin ketat. Universitas Padjadjaran membuka Seleksi Masuk Unpad (SMUP) untuk jenjang magister, doktor, profesi, spesialis, hingga subspesialis.

Lamanya masa pendaftaran memberi kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk melengkapi syarat. Pendaftaran jalur reguler dibuka 14 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027. Khusus program spesialis dan subspesialis, batas waktunya lebih awal yakni 28 Desember 2026.

Calon mahasiswa harus melewati verifikasi dokumen sebelum mengikuti seleksi lanjutan di masing-masing program studi. Dokumen yang diverifikasi meliputi ijazah, transkrip nilai, kartu identitas, serta sertifikat Tes Kemampuan Akademik dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris.

Baca Juga: Jembatan Garuda Pangandaran Ambruk Seusai Diresmikan, KSAD Minta Maaf dan Janji Perkuat Talinya

Seleksi lanjutan bisa berupa wawancara atau ujian sesuai ketentuan program studi yang dipilih. "Setelah eligible keluar, kemudian interview atau ujian prodi lainnya, baru penentuan kelulusan," kata Kepala Kantor SMUP Unpad Prof. Anas.

Bagi yang bermodalkan beasiswa, perlu mencermati duluprogram yang dibuka. Beasiswa Unpad, termasuk BPUPP dan BPDP, tidak tersedia pada gelombang ini. Program fast track dari S-1 ke S-2 juga tidak dibuka.

Beasiswa LPDP dan Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia masih bisa jadi alternatif. "Kalau di sesi ketiga sudah tidak ada waktu untuk memperbaiki," kata Prof. Anas, menyarankan pendaftaran dilakukan lebih awal.

Baca Juga: Gempa M5,3 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa hingga Bandung dan Jawa Barat

Jumlah pendaftar pascasarjana Unpad menunjukkan tren kenaikan. Berbagai jalur yang disediakan menarik minat calon mahasiswa dari kalangan profesional muda.

Persyaratan skor TKA dan TKBI bergantung jenjang yang dituju. Untuk jenjang magister dan profesi, Unpad tidak menetapkan skor minimum. Jenjang doktor, spesialis, dan subspesialis harus memenuhi skor antara 475 hingga 500.

"Yang paling penting adalah verifikasi," kata Prof. Anas. Ia mengingatkan agar sertifikat tes berasal dari lembaga penyelenggara resmi dan terakreditasi agar proses administrasi tidak tersendat.

Informasi lengkap mengenai program studi, persyaratan, jadwal, biaya kuliah, dan beasiswa tersedia di situs resmi SMUP Unpad. Pendaftaran gelombang II ini menjadi kesempatan bagi siapa pun yang serius meningkatkan kualifikasi akademik.