Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pemkab Bandung Barat Rancang Rehab Rekonstruksi Pascabencana Pasirlangu

KBB · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyusun rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca longsor di Desa Pasirlangu melalui rapat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Pemkab Bandung Barat Rancang Rehab Rekonstruksi Pascabencana Pasirlangu

Pada Kamis, 19 Februari 2026, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Bandung Barat menggelar rapat masa pemulihan pascabencana yang melibatkan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Rapat ini bertujuan untuk menyusun rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Latar Belakang Bencana Longsor Pasirlangu

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bencana tanah longsor tersebut telah memengaruhi 158 jiwa warga secara langsung. Dari jumlah tersebut, 78 orang dinyatakan selamat, sedangkan 80 orang sempat dilaporkan hilang tertimbun material longsor. Hingga pembaruan data per 10 Februari 2026, 62 korban berhasil dievakuasi dan teridentifikasi oleh tim gabungan penanggulangan bencana.

Rapat Koordinasi: Evaluasi dan Perencanaan Terpadu

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat dalam fase tanggap darurat sejak hari pertama kejadian bencana. Ia menegaskan bahwa seluruh daya upaya telah dikerahkan, mulai dari proses evakuasi korban, pendirian posko pengungsian dan layanan kesehatan, pengoperasian dapur umum, hingga distribusi logistik untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi.

"Pemkab Bandung Barat mengerahkan seluruh daya upaya, mulai dari proses evakuasi korban, pendirian posko pengungsian dan kesehatan, pengoperasian dapur umum hingga distribusi logistik untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi."

— Duddy Prabowo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat KBB

Kepala Bappelitbangda KBB, R. Eriska Hendrayana, menambahkan bahwa rapat ini bukan hanya untuk evaluasi komprehensif fase tanggap darurat, tetapi juga untuk menyusun rencana aksi terpadu dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia menekankan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pengerahan sumber daya dan penyaluran bantuan berjalan dengan transparan, maksimal, dan tepat sasaran.

Prioritas Utama Tahap Pemulihan

Dalam rapat, pemerintah daerah menetapkan dua prioritas utama dalam tahap pemulihan pascabencana:

Selain dua prioritas utama, pemerintah juga akan melanjutkan penanganan lintas sektoral yang meliputi:

Komitmen untuk Membangun Wilayah Lebih Tangguh

Eriska Hendrayana menegaskan bahwa melalui evaluasi transparan dan sinergi seluruh perangkat daerah, masyarakat Kecamatan Cisarua, khususnya Desa Pasirlangu, diharapkan dapat segera pulih, bangkit, dan menjadi wilayah yang lebih tangguh terhadap bencana di masa depan. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan tahap pemulihan dan menyesuaikan rencana sesuai kebutuhan aktual di lapangan.

Langkah yang diambil oleh Pemkab Bandung Barat ini menunjukkan komitmen serius dalam menangani dampak bencana longsor dan memastikan bahwa proses pemulihan berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran. Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah berharap bahwa masyarakat Desa Pasirlangu dapat segera kembali menjalani kehidupan normal dan bangkit lebih kuat dari bencana yang dialami.