Pagi hari ini, SAR mengevakuasi empat kantong jenazah longsor Cisarua
Tim SAR gabungan berhasil menggevakuasi 4 kantong jenazah korban tanah longsor Desa Pasirlangu Bandung Barat, total 64 jenazah dievakuasi, 16 korban hilang, operasi berlanjut hingga 6 Februari 2026.

Hari ke-8 SAR Evakuasi 4 Kantong Jenazah Tanah Longsor Pasirlangu
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menggevakuasi empat kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada pagi hari ke-8 operasi pencarian, Sabtu.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyatakan bahwa penemuan dan evakuasi jenazah dilakukan dalam rentang waktu kurang dari dua jam, dengan lokasi yang berbeda di tiga worksite:
"Penemuan pertama terjadi pada pukul 09.29 WIB di Worksite B2 sektor B. Selanjutnya pada pukul 10.23 WIB tim mengevakuasi kantong jenazah di Worksite A1, dan pada pukul 10.58 dan 11.19 WIB kembali ditemukan dua kantong jenazah di Worksite A2,"
Hingga pukul 11.30 WIB, total kantong jenazah yang berhasil dievakuasi selama delapan hari operasi mencapai 64 kantong, dengan jumlah korban yang masih dalam pencarian (DP) diperkirakan sekitar 16 jiwa.
Personel dan Dukungan Alat Operasi SAR
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menjelaskan bahwa operasi hari ke-8 ini membagi personel ke dalam tiga sektor utama: A, B, dan C. Metode pencarian yang digunakan beragam, meliputi pencarian manual, penggunaan anjing pelacak (K9), dan dukungan alat berat untuk mempercepat proses.
"Sebanyak 3.675 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, dengan dukungan 17 unit alat berat dan 22 ekor anjing pelacak K9 yang disebar di seluruh sektor pencarian," ujarnya.
Total personel gabungan yang dikerahkan dalam operasi ini mencapai 3.675 orang, dengan dukungan:
- 17 unit alat berat
- 22 ekor anjing pelacak K9 yang disebar di seluruh sektor pencarian
Proses Identifikasi Jenazah oleh DVI Polri
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 49 kantong jenazah dari 50 kantong yang telah masuk proses identifikasi. Sebanyak 13 kantong jenazah lainnya masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan untuk memastikan data identifikasi akurat.
Perpanjangan Masa Tanggap Darurat
Ade Dian Permana menambahkan bahwa operasi pencarian akan terus dilaksanakan sesuai arahan Kepala Basarnas dan ketetapan Bupati Kabupaten Bandung Barat.
"Sesuai arahan Kepala Basarnas, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Bupati Bandung Barat hingga 6 Februari 2026," katanya.
Masa tanggap darurat bencana longsor ditetapkan selama dua pekan, hingga 6 Februari 2026.