Nataru 2025: Pemkab Bandung Barat Gencarkan Sidak Keselamatan Wisata
Nataru 2025: Sekda Bandung Barat Ade Zakir meminta pengelola wisata jaga keamanan, keselamatan, dan tidak melebihi daya tampung. Pemerintah siap patroli gabungan dan pengecekan ulang keamanan.

Nataru 2025: Sekda Bandung Barat Minta Pengelola Wisata Jaga Keamanan
Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 selalu menjadi periode ramai bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam dan suasana libur di destinasi wisata. Khususnya di wilayah Bandung Barat, yang terkenal dengan spot wisata alam indah seperti Lembang, permintaan kunjungan akan meningkat drastis. Untuk memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan selama libur ini, Sekda Bandung Barat Ade Zakir telah meminta pengelola objek wisata untuk memenuhi standar yang telah ditentukan dan tidak memaksakan daya tampung maksimum melebihi kapasitas yang ditentukan.
Langkah Awal yang Diambil oleh Pemerintah Bandung Barat
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur standar operasional prosedur (SOP) kepariwisataan yang harus diikuti oleh semua pengelola objek wisata di wilayah tersebut. Surat edaran ini juga memuat panduan pengecekan kelayakan sarana pariwisata untuk memastikan bahwa semua fasilitas dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan risiko kecelakaan bagi wisatawan.
"Kita sudah kirim surat edaran, pertama terkait SOP kepariwisataan dilakukan sebaik mungkin mengikuti aturan yang ada. Ada panduan pengecekan kelayakan sarana pariwisata agar tidak terjadi kecelakaan," ujar Ade Zakir saat ditemui di Polres Cimahi, Kamis (18/12/2025).
Prediksi Lonjakan Pengunjung di Lembang
Ade Zakir memprediksi bahwa kunjungan destinasi wisata di wilayah Lembang akan meningkat signifikan selama momen Nataru 2025. Oleh karena itu, ia menekankan agar pengelola objek wisata untuk bersikap bijaksana dan tidak memaksakan daya tampung melebihi kapasitas yang ditentukan, untuk menghindari risiko kecelakaan dan memastikan kenyamanan wisatawan. Ia menegaskan bahwa setiap pengelola harus memastikan bahwa jumlah wisatawan yang masuk tidak melebihi batas yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.
Patroli Gabungan untuk Mengatasi Kemacetan dan Keamanan
Selain memastikan keamanan dan kenyamanan di dalam area wisata, pemerintah juga akan melakukan patroli gabungan secara berkala ke seluruh objek wisata di Bandung Barat. Patroli ini akan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), kepolisian, dan TNI. Menurut Ade Zakir, tujuan dari patroli ini adalah duafold: pertama, untuk memastikan bahwa semua objek wisata berjalan sesuai mekanisme yang telah ditentukan, dan kedua, untuk mengatasi arus lalu lintas yang mungkin macet selama momen libur Nataru.
"Petugas akan berkeliling untuk memastikan semuanya berjalan dengan mekanisme yang ada, Dishub bersama polisi dibantu TNI juga kita bersama, mungkin ada macet nanti, kita siapkan skemanya," tandasnya.
Pengecekan Ulang Standar Keamanan oleh Disparbud KBB
Sebelum momen libur Nataru tiba, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) akan melakukan pengecekan ulang standar keamanan seluruh objek wisata di wilayah tersebut. Tujuan dari pengecekan ini adalah untuk memastikan bahwa semua objek wisata memenuhi standar keamanan yang ditentukan dan siap menerima wisatawan selama libur Nataru 2025.
Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Bandung Barat ini diharapkan dapat memastikan bahwa momen libur Nataru 2025 berjalan dengan aman dan lancar, serta wisatawan dapat menikmati liburan mereka tanpa khawatir akan risiko kecelakaan atau ketidaknyamanan. Pengelola objek wisata juga diharapkan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam memenuhi semua standar yang telah ditentukan, sehingga dapat memberikan pengalaman wisata yang terbaik bagi semua wisatawan yang berkunjung.