Majalengka Gencarkan Operasi Pasar Murah Tiap Kamis: Beras Rp58.000 dari HET
Majalengka gelar operasi pasar murah tiap hari Kamis di empat pasar tradisional. Beras SPHP 5 kg Rp58.000 dan Minyakita Rp15.500, lebih murah dari HET.

Rutin Setiap Kamis, Empat Pasar Tradisional Majalengka Gelar Operasi Pasar Murah
Majalengka kini menjadi sorotan atas langkah strategisnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Barat ini rutin menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) setiap hari Kamis, sebagai upaya nyata pengendalian inflasi sekaligus meringankan beban ekonomi warganya.
Berbeda dari program serupa di daerah lain, OPM di Majalengka hadir secara konsisten di empat pasar tradisional milik Pemerintah Daerah. Keempat pasar tersebut meliputi Pasar Cigasong, Pasar Kadipaten, Pasar Talaga, dan Pasar Prapatan Sumberjaya.
Baca Juga: Dreame Luncurkan X60 dan H16 untuk Pasar Indonesia, Robot Vacuum Jangkau Sudut hingga 18 Sentimeter
Beras dan Minyak Goreng Harga Terjangkau
Dalam operasi pasar ini, terdapat dua komoditas utama yang dipasok langsung oleh Bulog Cirebon untuk dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET):
- Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kg dijual seharga Rp58.000. Harga ini Rp4.500 lebih murah dibandingkan HET yang mencapai Rp62.500 per 5 kg.
- Minyak Goreng Rakyat (Minyakita) dijual dengan harga Rp15.500 per liter, berada di bawah HET yang sebesar Rp15.700 per liter.
Agar distribusinya merata, pembelian minyak goreng rakyat dibatasi maksimal 2 liter per orang. Pembatasan ini dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat program ini.
Strategi Majalengka Tekan Inflasi Lewat Operasi Pasar Murah
Program operasi pasar murah ini bukan sekadar langkah teknis, melainkan bagian dari strategi menyeluruh pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Melalui kerja sama dengan Bulog Cirebon, pemerintah daerah hadir langsung untuk membantu masyarakat.
"Operasi Pasar Murah ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Daerah Majalengka bekerja sama dengan Bulog Cirebon untuk hadir langsung di tengah masyarakat," demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pasar, Disperdagin Kabupaten Majalengka.
Keterbatasan persediaan menjadi tantangan tersendiri, sehingga warga diimbau untuk datang tepat waktu dan mengikuti prosedur dengan tertib.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Kehadiran operasi pasar murah setiap hari Kamis ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Majalengka. Selain harga yang lebih terjangkau, program ini juga memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan menyentuh konsumen akhir secara langsung.
Harapannya, sinergi rutin ini mampu menekan lonjakan harga di pasar domestik sekaligus menjadi solusi nyata dalam upaya pengendalian inflasi daerah.
Langkah Majalengka ini membuktikan bahwa koordinasi efektif antara pemerintah daerah dan Bulog dapat menjadi model penanganan stabilitas harga pangan yang efektif bagi wilayah lainnya.