Lembang Diserbu, Volume Kendaraan Melonjak 60% Jelang Nataru 2024
Volume kendaraan ke Lembang melonjak 60% jelang Nataru 2024. Destinasi wisata seperti Floating Market diserbu wisatawan, mencapai puncaknya akhir pekan ini!

Lembang Diserbu Wisatawan, Volume Kendaraan Melonjak Tajam Jelang Akhir Tahun
Lembang, Bandung Barat – Destinasi wisata populer Lembang di Kabupaten Bandung Barat kembali menjadi magnet bagi para pelancong, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sejak Sabtu (27/12), kawasan ini mulai dipadati wisatawan dari berbagai daerah, menghasilkan peningkatan signifikan pada arus kendaraan yang terlihat membanjiri ruas jalan menuju Lembang sejak dini hari.
Puncak Kunjungan Wisata Nataru
Diperkirakan, hari Sabtu ini menjadi puncak arus kunjungan wisata dalam periode Nataru. Salah satu destinasi yang merasakan lonjakan pengunjung adalah Floating Market. Public Relation Floating Market, Intania Setiati, mengungkapkan bahwa peningkatan pengunjung sudah terasa sejak Kamis, namun puncaknya terjadi di akhir pekan ini.
"Hari ini diperkirakan puncaknya kunjungan di liburan Nataru. Mulai Kamis sampai hari ini terjadi peningkatan, dan hari ini yang paling ramai," terang Intania. Ia menambahkan bahwa kenaikan jumlah pengunjung terjadi secara bertahap, dari sekitar 20% hingga mencapai 30% pada hari ini. "Kami memprediksi masih akan ada gelombang kedua kunjungan wisatawan setelah perayaan tahun baru nanti," imbuhnya.
Daya Tarik Baru di Floating Market
Floating Market terus berinovasi untuk menarik minat wisatawan. Menyambut libur Nataru, dua wahana baru telah diluncurkan:
- Kereta Danau: Sebuah kereta mini yang mengajak pengunjung berkeliling area danau sepanjang sekitar satu kilometer.
- Floating Cruise Lambo: Perahu listrik dengan desain futuristik menyerupai mobil Lamborghini, menawarkan pengalaman unik di atas danau.
"Hadirnya dua wahana baru ini diharapkan bisa menarik pengunjung yang sebelumnya sudah pernah datang, agar kembali berkunjung ke Floating Market," ujar Intania. Saat ini, Floating Market memiliki sekitar 15 hingga 20 wahana yang dapat dinikmati. Meskipun sebagian besar area wisata berada di ruang terbuka, pengelola telah melakukan antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem. "Kami menyiapkan sejumlah area teduh dan tempat kuliner sebagai antisipasi jika hujan turun, karena sebagian besar area memang outdoor," jelas Intania.
Lonjakan Volume Kendaraan dan Antisipasi Petugas
Satlantas Polres Cimahi mencatat peningkatan volume kendaraan di kawasan wisata Lembang melonjak sekitar 60% dibandingkan hari libur biasa. "Hari ini puncak musim libur Nataru, ada kenaikan volume kendaraan hingga 60%. Tapi kemungkinan akan ada gelombang kedua puncak musim libur setelah tahun baru nanti," jelas Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Rahardjo.
"Sampai siang ini kami sudah 7 kali melakukan rekayasa jalur [one way] agar tidak menimbulkan kemacetan parah dan arus lalu lintas tetap lancar." - AKP Yudha Satyo Rahardjo.
Untuk mengatasi kepadatan, kepolisian menerapkan rekayasa jalur one way secara berkala. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan meminimalisir kemacetan di Lembang yang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan di penghujung tahun.