Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kualitas SDM Bandung Barat: Pemkab Genjot Perbaikan Fasilitas Pendidikan

KBB · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggenjot kualitas pendidikan dengan investasi signifikan pada perbaikan fasilitas sekolah. Bupati Jeje Ritchie Ismail meninjau langsung dan menegaskan komitmen Pemkab untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas bagi siswa.

Kualitas SDM Bandung Barat: Pemkab Genjot Perbaikan Fasilitas Pendidikan

Membangun Fondasi Masa Depan: Bandung Barat Menggenjot Kualitas Pendidikan Melalui Infrastruktur

BANDUNG BARAT, [tanggal saat ini] – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) melalui investasi besar pada sektor pendidikan. Fokus utama adalah modernisasi dan perbaikan fasilitas pembelajaran untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi siswa.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana pendidikan adalah prioritas utama. Hal ini bukan sekadar janji, melainkan tindakan nyata yang telah dimulai secara bertahap dan merata di seluruh wilayah KBB.

"Saya meninjau langsung sekolah yang sudah diperbaiki pada tahun 2025. Total ada 82 ruang kelas SD dan 16 ruang kelas SMPN yang diperbaiki," ujar Bupati saat meninjau SMPN 1 Cisarua pada Selasa, 13 Januari 2026.

Angka tersebut menunjukkan skala intervensi pemerintah dalam memastikan setiap anak di Bandung Barat memiliki akses ke fasilitas pendidikan yang layak. Komitmen ini tidak berhenti pada tahun 2025 saja.

Alokasi Anggaran Signifikan untuk Pendidikan

Memasuki tahun anggaran 2026, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sebesar Rp25 miliar khusus untuk perbaikan sekolah. Dana ini akan digunakan untuk mengatasi berbagai tingkat kerusakan, mulai dari ringan hingga berat, di sejumlah sekolah di Bandung Barat.

Bupati Ismail mengakui bahwa meskipun banyak yang telah diperbaiki, masih banyak sekolah yang membutuhkan perhatian. "Tentu masih banyak lagi sekolah yang masih perlu perbaikan. Insya Allah di 2026 akan dilanjutkan untuk perbaikan ruang kelas di Bandung Barat," tambahnya.

Pentingnya Pemeliharaan dan Tanggung Jawab Bersama

Dengan adanya fasilitas baru, Bupati menyampaikan pesan penting kepada pihak sekolah dan seluruh siswa. Ia menekankan perlunya menjaga dan merawat aset-aset tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka panjang.

"Selain ruangan, mebel juga baru. Tadi saya berpesan kepada siswa supaya dijaga. Kadang siswa suka iseng menulis di meja. Kita sampaikan juga ke guru semoga para siswa bisa menjaga," kata Bupati, menyoroti pentingnya edukasi tentang kepemilikan dan tanggung jawab.

Upaya ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM Bandung Barat. Lingkungan belajar yang nyaman dan memadai terbukti dapat menunjang proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yang lebih efektif.

Visi Jangka Panjang: Mencetak Generasi Emas

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Dengan fasilitas yang mendukung, diharapkan lahir generasi muda Bandung Barat yang berkualitas dan mampu bersaing.

"Pendidikan bagi kami masih menjadi prioritas karena memang menunjang sarana prasarananya; tentu siswa juga nyaman belajarnya. Tentu [ini] memengaruhi sumber daya ke depannya," pungkas Bupati Ismail, menggarisbawahi dampak luas dari kualitas pendidikan terhadap pembangunan daerah.

Melalui langkah-langkah konkret ini, Bandung Barat bergerak maju dalam mewujudkan visi pendidikan yang inklusif dan berkualitas, membekali generasi penerus dengan fondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan masa depan.