Kronologi Sopir Lalamove Diserang Celurit di Bandung Barat: Satu Luka Tusuk di Perut, Tiga Bacok di Kepala
Sopir Lalamove di Bandung Barat menjadi korban penganiayaan dengan celurit. Iman Sulaeman mengalami luka tusuk di perut dan tiga bacok di kepala.

Insiden Berbahaya Libatkan Sopir Layanan Pengiriman di Cipatat
Seorang sopir layanan pengiriman barang menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di wilayah Bandung Barat. Peristiwa brutal ini terjadi di Kampung Cintaasih, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, pada Sabtu, 18 Juli 2026, sekitar pukul 20.20 WIB.
Korban yang diketahui bernama Iman Sulaeman, 48 tahun, merupakan warga Kabupaten Karawang. Ia tengah menjalankan tugas pengantaran barang melalui platform Lalamove ketika insiden mengerikan itu terjadi.
Kronologi Kejadian Berawal dari Pesanan Aplikasi
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa bermula ketika Iman menerima pesanan dari seorang pria di kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung. Korban kemudian menjemput pelanggan tersebut dan sepakat membawa barang menuju SPPG Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat.
Setibanya di lokasi tujuan, pelaku meminta korban untuk berhenti dengan alasan akan mengambil barang milik rekannya yang berada tidak jauh dari lokasi. Tanpa menaruh curiga, korban menunggu di dalam kendaraan.
Baca Juga: ASN PPPK Dinas PUTR Bandung Barat Terima Teguran Usai Live Streaming Saat Jam Kerja
"Setelah sekitar 30 menit berada di lokasi, pelaku diduga tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit dari sisi kiri kendaraan," jelas Kompol DMS Andriani Sapin, Sabtu malam.
Luka yang Diderita Korban
Akibat serangan mendadak tersebut, Iman mengalami luka yang cukup parah. Pihak kepolisian mencatat sedikitnya tiga area tubuh korban yang mengalami luka bacok dan luka tusuk:
- Satu luka tusuk di bagian perut
- Tiga luka bacok di area kepala
- Tiga luka bacok di tangan kiri
Meskipun dalam kondisi terluka parah, korban masih memiliki kesadaran. Dengan keberanian luar biasa, Iman berhasil mengendarai mobil menjauh dari lokasi kejadian untuk menghindari serangan lebih lanjut.
Upaya Penyelamatan dan Laporan ke Polisi
Setelah berhasil keluar dari lokasi kejadian dalam kondisi terluka, korban segera meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar kawasan Gunung Masigit. Warga setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Cipatat.
Korban selanjutnya dilarikan ke Klinik Pratama YAKEN 2 Padalarang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, termasuk prosedur visum.
Langkah Polisi dalam Kasus Ini
Petugas Polsek Cipatat yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) segera turun ke lokasi kejadian. Beberapa langkah telah dilakukan, antara lain:
- Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)
- Meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi
- Mengumpulkan barang bukti terkait insiden
Hingga berita ini dimuat, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui.
Ciri-Ciri Pelaku yang masih DPO
Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, pelaku memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Pria bertubuh kecil
- Mengenakan jaket parasut berwarna biru
- Celana jeans
- Diduga menggunakan logat Betawi
Imbauan dari Polisi
Pihak kepolisian melalui Kompol DMS Andriani Sapin menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga Bandung Barat dan sekitarnya. Siapa pun yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku atau hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian, diminta untuk segera melapor kepada pihak berwajib.
"KamiImbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan," pintanya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengemudi layanan pengiriman untuk selalu waspada terhadap penumpang atau pelanggan yang mencurigakan, terutama saat melakukan penjemputan atau pengantaran di lokasi yang sepi.