Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pasukan Sekutu Kuasai Lembang 10 Maret 1946 Setelah Pertempuran Sengit di Villa Isola

KBB · Oleh ·

Lembang jatuh ke tangan Sekutu pada 10 Maret 1946 setelah sebelumnya terjadi pertempuran di Villa Isola pada 19 Desember 1945 yang menewaskan empat pejuang.

Pasukan Sekutu Kuasai Lembang 10 Maret 1946 Setelah Pertempuran Sengit di Villa Isola

Pada 10 Maret 1946, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, jatuh ke tangan pasukan Sekutu. Mundurnya pasukan Republik dari kawasan pegunungan itu bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pergeseran strategi yang menghubungkan Bandung Utara dengan Karawang dan Subang.

Jatuhnya Lembang bermula dari tekanan senjata yang semakin berat. Pasukan Sekutu didukung kendaraan lapis baja dan pesawat, sementara pasukan Republik hanya memiliki senjata ringan. Tekanan ini memaksa pertahanan Republik di Villa Isola dan sekitarnya terus bergerak mundur.

Pertempuran paling mematikan di kawasan itu terjadi pada 19 Desember 1945 di sekitar Villa Isola. Empat pejuang gugur dalam bentrokan tersebut,,分别是 Kapten Abdul Hamid, Sersan Badjuri, Sersan Surip, dan Sersan Sodik. Mereka gugur saat berusaha mempertahankan jalur pertahanan menuju kawasan utara Bandung.

Baca Juga: Pengendara Mobil Tertabrak Pejalan Kaki di Jalan Lodaya Bandung, Korban 55 Tahun Meninggal di TKP

Pertahanan di Bandung Utara dibangun oleh Sukanda Bratamanggala, mantan perwira PETA yang kemudian mendirikan Batalyon TKR Bandung Utara. Lembang menjadi salah satu basis utamanya dengan pos-pos pertahanan tersebar hingga Cisarua, Cihideung, Cijengkol, dan Villa Isola.

Namun, mempertahankan kemerdekaan tidak hanya lewat pertempuran. Sewaka, seorang tokoh Bandung Utara lainnya, menjalani perjuangan melalui jalur politik dan diplomasi. Ia terlibat dalam Perundingan Linggarjati dan Renville enquanto pasukan di lapangan terus berjuang.

Setelah Lembang dikuasai, pasukan dari Bandung Utara bergerak ke Cikareumbi, Cikidang, Maribaya, Cibodas, hingga Subang untuk membentuk kekuatan baru. Mereka kemudian terkait dengan Komandemen Pertahanan TRI Karawang Timur-Bandung Utara atau Kratibo, yang menghubungkan perjuangan di kawasan Bandung dengan wilayah timur.

Baca Juga: 169.660 Penduduk Bandung Barat Masih Hidup di Bawah Garis Kemiskin Rp471.101 per Bulan

Jejak para pejuang yang gugur di Villa Isola tidak hilang begitu saja. Nama-nama mereka diabadikan dalam penamaan jalan-jalan di Bandung Utara, menjadi peringatan bahwa di balik kedamaian kawasan itu pernah ada garis depan perang kemerdekaan.

Lembang kini dikenal sebagai kawasan wisata dan peristirahatan. Di balik kafe dan perkebunan sayurnya, kawasan ini pernah menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan perjuangan yang membentang dari Villa Isola hingga Subang dan Karawang.

Baca juga liputan kami tentang kondisi terkini Kabupaten Bandung Barat: 169.660 Penduduk Bandung Barat Masih Hidup di Bawah Garis Kemiskinan Rp471.101 per Bulan