Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kombes Imran Amir Gantikan Kombes Dedi Supriyadi sebagai Kapolrestabes Bandung dalam Rotasi 264 Pejabat Polri

Bandung · Oleh ·

Kombes Imran Amir menggantikan Kombes Dedi Supriyadi sebagai Kapolrestabes Bandung dalam rotasi 264 pejabat Polri, termasuk pergantian Kabid Propam Polda Jabar.

Kombes Imran Amir Gantikan Kombes Dedi Supriyadi sebagai Kapolrestabes Bandung dalam Rotasi 264 Pejabat Polri

Kursi Kapolrestabes Bandung berganti pemegang. Kombes Imran Amir, perwira yang sebelumnya menjabat Karolog Polda Riau, kini memimpin kepolisian Kota Bandung menggantikan Kombes Dedi Supriyadi. Pergantian itu bagian dari rotasi 264 pejabat kepolisian se-Indonesia yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1467/XI/KEP/2026.

Surat bertanggal 2 November 2026 tersebut ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Deni Dharmapala. Di jajaran Polda Jawa Barat, rotasi menyentuh dua jabatan. Selain Kapolrestabes Bandung, posisi Kepala Bidang Propam Polda Jabar ikut berganti.

Dedi Supriyadi melanjutkan tugas sebagai penata kebijakan Kapolri Madya TK 1 Sahli Kapolri. Sementara Kabid Propam Polda Jabar Kombes M Yoris Maulana digantikan Kombes Eko Hadi, yang sebelumnya menjabat Kabag Standar Rowabprof Divpropam Polri. Yoris berpindah sebagai Dosen Kepolisian Madya TK 1 Akpol Lemdiklat Polri.

Baca Juga: Hama Patek dan Kemarau Bikin Cabai-Tomat Makin Mahal, Inflasi Bandung Oktober 0,08 Persen

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut rotasi sebagai hal wajar dalam organisasi. Menurutnya, langkah itu menjaga kesinambungan organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri. Hal ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal," ujarnya.

Apa artinya bagi warga Bandung

Kapolrestabes Bandung memegang komando atas seluruh jajaran Polrestabes Bandung. Jabatan ini bertanggung jawab atas penanganan kriminal, penertiban, dan keamanan di wilayah Kota Bandung. Pergantian pemimpin di tingkat ini menentukan arah penegakan hukum di kota yang jadi pusat aktivitas Jawa Barat.

Baca Juga: Bintik Hitam di Susu Bubuk Berasal dari Partikel Gosong Susu, Bukan Kontaminasi

Perombakan pejabat kepolisian di Bandung bukan hal baru. Sebelumnya sempat muncul persoalan status hukum penutupan sebuah jalan di Kota Bandung, seperti pada kasus plang penutupan Jalan Diponegoro yang dinilai tidak sah. Kasus seperti itu menuntut kepastian sikap aparat di lapangan.

Perwira yang bertugas di Bandung juga dituntut memahami persoalan daerah secara langsung. Sebanyak 126 peserta Sespimma Polri belajar langsung ke lima dinas di Bandung untuk memahami persoalan daerah. Pola ini menempatkan kepolisian berhadapan dengan urusan warga sehari-hari.

Mutasi di tubuh Polri berjalan rutin sepanjang tahun. Bagi publik Bandung Raya, yang berubah bukan hanya nama pejabat, tetapi juga pemegang tanggung jawab keamanan kota. Dedi Supriyadi meninggalkan jabatan Kapolrestabes Bandung, dan Imran Amir masuk dengan rekam jejak dari luar Jawa Barat.