Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kepala Desa Bao Umbara Pakai Jumat Keliling di Empat Masjid untuk Dengar Langsung Suara Warga

Jabar · Oleh ·

Kepala Desa Bao Umbara memanfaatkan program Jumat Keliling di empat masjid di Desa Karangsari, Bekasi, untuk mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan warga tanpa melalui saluran administratif.

Kepala Desa Bao Umbara Pakai Jumat Keliling di Empat Masjid untuk Dengar Langsung Suara Warga

Kepala Desa Karangsari, Bao Umbara, memanfaatkan kegiatan Jumat Keliling sebagai ruang komunikasi langsung dengan warga. Pada 14 Agustus 2026, ia hadir di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Kalenderwak, untuk berdialog dengan masyarakat di sela-sela kegiatan ibadah.

Kejadian ini bukan sekadar silaturahmi. Bao Umbara menggunakan kesempatan itu untuk mendengar harapan dan kebutuhan warga secara langsung, tanpa melalui rantai administratif.

"Jumat Keliling ini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat," kata Bao Umbara.

Baca Juga: Ombak di Pantai Pangandaran Berangsur Reda Seusai Nelayan Tewas Terbalik

Ia mengklaim pendekatan langsung lebih efektif dibanding sekadar menunggu laporan dari perangkat desa. Warga bisa menyampaikan persoalan nyata yang mungkin tidak terangkat dalam官方 datanya.

Selain Masjid Al-Ikhlas, Bao Umbara juga menyapa warga di tiga masjid lainnya pada hari yang sama. Ia menemui warga di Masjid Jami Nurul Falah (Kampung Jiun), Masjid Baitur Rohman (Kampung Sinyar Timur), dan Masjid Nurul Janah (Kampung Sinyar Utara). Jadwal yang padat itu membuatnya bisa menjangkau lebih banyak warga dalam satu hari.

Bao Umbara menganggap masjid punya peran strategis sebagai titik kumpul warga. Selain jadi tempat ibadah, masjid bisa menjadi ruang membangun kepedulian dan semangat gotong royong antarsesama.

Baca Juga: Putih Sari Tampil di HUT Bekasi, Warga Minta Perhatian pada Banjir dan Drainase

Masukan dari warga bakal ditampung sebagai bahan evaluasi. Pemerintah Desa Karangsari mengklaim akan用它 untuk menentukan prioritas pembangunan ke depan. Bao Umbara juga menegaskan bahwa pembangunan desa butuh partisipasi aktif warga, bukan hanya pekerjaan pemerintah saja.

Program Jumat Keliling di Karangsari ini menawarkan jalur komunikasi yang relatif mudah bagi warga. Residents tidak perlu datang ke kantor desa atau mengisi formulir keluhan. Cukup hadir di masjid terdekat saat Bao Umbara berkunjung, suara mereka bisa sampai ke pemerintah desa secara langsung.

Bao Umbara berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara rutin. Baginya, hadir ke tengah warga adalah cara membangun pemerintahan yang terbuka dan responsif.