Keluarga Dion Tunggu Hasil Autopsi 23 Hari di Karawang
Keluarga Dion di Karawang belum menerima hasil autopsi almarhum yang sudah dilakukan 23 hari lalu. Keluarga berharap proses berjalan cepat dan transparan agar fakta kematian terungkap.

Keluarga Dion di Karawang belum juga menerima hasil autopsi almarhum yang telah dilakukan pada 31 Agustus 2026. Hingga 23 September 2026, atau 23 hari sejak jenazah Dion diautopsi, keluarga masih hidup dalam ketidakpastian atas penyebab kematian anggota keluarga mereka.
Keterangan yang tersebar di media sosial menyebutkan keluarga berharap hasil autopsi dapat menjadi salah satu kunci untuk membuka fakta kematian Dion. Harapan itu terus mereka genggam, meskipun waktu yang berlalu semakin panjang.
"Pertanyaan yang muncul di tengah keluarga sederhana, bukan untuk menghakimi siapa pun. Hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi," bunyi keterangan yang beredar.
Selama 23 hari itu, keluarga tidak hanya kehilangan orang yang mereka cintai. Mereka juga menanggung beban ketidakpastian yang setiap harinya semakin berat. Rutinitas berubah, pikiran tidak tenang, dan setiap kali telepon berdering, harapan dan cemas bercampur jadi satu.
Baca Juga: Penipu Kuras Rekening Korban via Video Call Palsu Ajakan Aktivasi IKD di Cimahi
Proses autopsi di Indonesia memang tidak selalu selesai dalam hitungan hari. Pemeriksaan forensik membutuhkan waktu untuk pengujian laboratorium, termasuk histopatologi atau pemeriksaan jaringan. Namun, keluarga berhak memperoleh kejelasan dalam waktu yang wajar.
Sorotan kini tertuju kepada Satreskrim Polresta Karawang yang menangani kasus ini. Keluarga tidak menuntut penetapan tersangka secara terburu-buru. Yang mereka minta sederhana, yakni proses yang bergerak cepat, profesional, dan transparan agar fakta kematian Dion perlahan terungkap.
"Bukan tekanan untuk menetapkan siapa yang salah. Bukan pula tuntutan agar aparat mengambil kesimpulan secara terburu-buru," bunyi keterangan keluarga.
Sejak autopsi dilakukan 23 hari lalu, keluarga belum mendapat penjelasan resmi mengapa hasil tersebut belum juga tiba di tangan mereka. Apabila prosesnya memang masih berjalan di laboratorium, komunikasi sederhana dari pihak berwenang akan membantu meredakan beban yang mereka pikul. Keluarga hanya ingin memahami mengapa Dion meninggal. Bukan untuk menghakimi siapa pun, melainkan agar ada kepastian bagi mereka yang ditinggalkan.