Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Hari ke Empat Evakuasi Pencarian Korban Bencana Longsor di Desa Pasirlangu Cisarua

KBB · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Longsor Pasir Kuning, Cisarua menambah korban; 155 terdampak, 75 selamat, ~80 masih dicari. SAR gabungan intensif, analisis risiko, dan rekomendasi pencegahan disajikan.

Hari ke Empat Evakuasi Pencarian Korban Bencana Longsor di Desa Pasirlangu Cisarua

Update Terkini Longsor di Bandung Barat: 80 Korban Masih Dicari

Latar Belakang Bencana

Pada tanggal 27 Januari 2026, bencana tanah longsor kembali mengguncang Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Daerah yang dikenal dengan topografi berbukit dan tanah lempung ini menjadi wilayah rawan pergerakan massa tanah, terutama setelah musim hujan intensif. Kejadian ini menambah catatan bencana alam di Jawa Barat yang selama beberapa tahun terakhir semakin sering terjadi.

Data Terkini dan Dinamika Laporan

Menurut Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, data korban masih bersifat dinamis karena proses identifikasi dan pencarian yang terus berlangsung. Pada konferensi pers hari itu, ia menyampaikan:

"Dari laporan Incident Commander, jumlah terdampak ada 155 jiwa, 75 jiwa selamat, dan sekitar 80 jiwa masih dalam proses pencarian."

Data ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan laporan awal yang hanya mencatat kurang dari 50 korban. Penambahan ini mengindikasikan bahwa pencarian masih aktif dan kondisi terrain yang sulit memperlambat proses evakuasi.

Upaya Tim SAR Gabungan

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bawaslu, Polri, serta relawan lokal mengerahkan sumber daya berikut:

Meskipun upaya distribusi bantuan sudah berjalan, tantangan utama tetap akses jalan yang rusak dan kondisi cuaca yang belum stabil.

Analisis Risiko Tanah Longsor di Cisarua

Beberapa faktor meningkatkan kerentanan tanah longsor di wilayah Cisarua:

Studi geologi terakhir oleh Universitas Padjadjaran memperkirakan zona rawan longsor menyebar seluas 12 km² di sekitar Pasir Kuning, dengan potensi pergerakan tanah sebesar 0,35 m³/s pada saat hujan ekstrem.

Langkah Pencegahan dan Rekomendasi

Berangkat dari temuan lapangan, berikut langkah-langkah yang direkomendasikan untuk mengurangi risiko di masa mendatang:

Implementasi rekomendasi ini memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, BNPB, serta komunitas lokal agar penanggulangan bencana menjadi lebih proaktif, bukan sekadar responsif.

Penutup

Bencana tanah longsor di Pasir Kuning, Cisarua menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi risiko dalam menghadapi perubahan iklim dan tekanan antropogenik. Dengan 80 orang masih dalam pencarian, harapan tetap pada koordinasi SAR yang kuat serta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat proses penyelamatan dan pemulihan.

Laporan ini akan terus diperbarui seiring perkembangan situasi di lapangan.